Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Terbongkar dalam Semalam! 3 Pelaku Narkoba di Balikpapan Diciduk Bersama Paket Sabu

Rizkiyan Akbar • Senin, 1 Desember 2025 | 10:48 WIB

Tiga tersangka kasus narkoba yang diamankan Satresnarkoba Polresta Balikpapan, Rabu (26 November 2025).
Tiga tersangka kasus narkoba yang diamankan Satresnarkoba Polresta Balikpapan, Rabu (26 November 2025).

Balikpapan TV - Hai Cess! Kasus narkoba kembali mengguncang Balikpapan. Dalam semalam, Satresnarkoba Polresta Balikpapan meringkus tiga pelaku di lokasi berbeda pada Rabu (26 November 2025).

Dari pinggir Jalan H. Tjutjup Suparna hingga kamar kos di Gunung Bahagia, semuanya terkait sabu dengan modus berbeda.

Yuk, lanjut baca artikel ini sampai habis Cess! Kita bakal bahas kronologi, profil pelaku, hingga tips pencegahan yang bisa kamu lakukan.

Bagaimana kronologi penangkapan pertama?

Tersangka TQ (31), residivis narkoba, ditangkap sekitar pukul 20.30 Wita di pinggir Jalan H. Tjutjup Suparna, Damai. Saat penggeledahan, enam paket sabu seberat 1,65 gram yang digenggamnya terjatuh ke tanah.

“Saat penangkapan, petugas menggeledah TQ dan menemukan enam paket sabu dengan berat bruto 1,65 gram, yang sebelumnya digenggam pelaku namun terjatuh ke tanah ketika ia diamankan,” jelas Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun.

Baca Juga: Banyak Pelamar Gak Diterima! Ini Keluhan Perusahaan di Job Market Fair Balikpapan 2025

Di mana asal sabu yang dibawa TQ?

Hasil interogasi mengungkap sabu dibeli TQ di kawasan Kampung Baru senilai Rp 900 ribu. Uang berasal dari gabungan dua rekannya, RA (Rp 500 ribu) dan MS (Rp 400 ribu).

Dari sini, petugas mengembangkan penggeledahan ke kamar kos Jalan Pipit V, Gunung Bahagia, dan meringkus kedua rekannya.

Siapa saja pelaku yang ditangkap di Gunung Bahagia?

Di lokasi kos, petugas mengamankan RA (29) dan MS (29). RA belum pernah dihukum terkait narkoba, sedangkan MS merupakan residivis penyalahgunaan sabu yang baru bebas tahun 2025.

Semua kini ditahan di Satresnarkoba Polresta Balikpapan untuk proses hukum lebih lanjut.

Apakah ketiganya terkait jaringan sama?

Menurut Sangidun, ketiganya berbeda jaringan. “Saat ini, petugas tengah menelusuri jaringan yang terkait dengan masing-masing tersangka,” katanya.

Artinya, pengungkapan ini membuka fakta bahwa kasus narkoba di Balikpapan tidak hanya satu jalur, tapi banyak celah peredaran yang harus diwaspadai masyarakat.

Bagaimana peran masyarakat dalam pengungkapan kasus narkoba?

Kerjasama warga terbukti efektif. Sangidun menekankan pentingnya laporan dari masyarakat untuk memutus rantai peredaran narkoba.

“Segera laporkan kepada petugas jika melihat aktivitas yang mencurigakan,” pungkasnya, sambil menjamin kerahasiaan identitas pelapor.

Apa profil residivis TQ dan MS?

TQ adalah kurir sabu, residivis kasus narkoba ditangkap 2016 dan bebas 2021. Sementara MS juga residivis penyalahgunaan sabu. Fakta ini menegaskan bahwa residivis kerap menjadi perhatian aparat karena potensi kembali terjerumus.

Tips singkat untuk masyarakat agar terhindar dari narkoba

1. Waspadai pergaulan dan tawaran mencurigakan dari orang baru.

2. Edukasi keluarga tentang bahaya narkoba, terutama anak muda.

3. Segera laporkan aktivitas mencurigakan ke aparat.

Yuk, bagikan artikel ini ke teman-temnamu, Cess! Agar semakin banyak orang yang waspada.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

 

FAQ

1. Apakah ketiganya masih aktif dalam jaringan narkoba besar?

Saat ini petugas menelusuri jaringan masing-masing, tapi ketiganya berasal dari jaringan berbeda.

2. Bagaimana warga bisa membantu aparat menekan peredaran narkoba?

Masyarakat bisa melapor aktivitas mencurigakan ke polisi, dengan identitas dijamin rahasia.

3. Apakah residivis selalu kembali ke dunia narkoba?

Tidak selalu, tapi risiko lebih tinggi sehingga pengawasan dan rehabilitasi penting.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#narkoba #balikpapan #sabu #Gunung Bahagia #polresta balikpapan