Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Pajak Kecil Balikpapan Jadi Sorotan! Melesat dan Menjadi Penopang PAD 2025

AdminBTV • Kamis, 27 November 2025 | 07:59 WIB
Visual grafik capaian pajak minerba dan reklame Balikpapan 2025 dengan nuansa kota yang dinamis.
Visual grafik capaian pajak minerba dan reklame Balikpapan 2025 dengan nuansa kota yang dinamis.

Balikpapan TV – Hai Cess! Balikpapan lagi serius ngebut mengejar pendapatan daerah jelang 2025. Menariknya, bukan pajak-pajak besar yang paling bersinar, tapi justru pajak “mini” seperti minerba, air bawah tanah, dan reklame. Nilainya memang kecil, tapi perannya makin kelihatan sebagai penyelamat PAD ketika sektor besar belum maksimal.

Beberapa di antaranya bahkan sudah tembus target lebih awal. Jadi, siapa bilang sektor kecil cuma figuran?

Arah pengelolaan keuangan daerah pun makin kelihatan jelas. Yuk, bahas satu per satu biar makin kebayang, Cess.

Kenapa pajak kecil tiba-tiba jadi sorotan?

Pemerintah lagi butuh stabilitas pemasukan. Ketika sektor besar melambat, pajak kecil jadi penyeimbang yang bisa diandalkan. Kepala BPPDRD Balikpapan, Idham, menyampaikan hal itu dengan gamblang:

“Sektor-sektor kecil yang melampaui target justru menjadi penopang saat sektor besar butuh waktu untuk mengejar capaian.”

Artinya, nominal besar bukan jaminan. Konsistensi pemasukan jauh lebih penting — dan sektor-sektor kecil ini paling rajin memenuhi itu. Makanya, mereka pelan-pelan naik kelas.

Pajak minerba melejit, angkanya bikin melirik

Sektor minerba ngegas jauh di depan. Target Rp1 miliar dilewati dengan realisasi Rp1,36 miliar atau 136 persen. Ini tanda jelas bahwa aktivitas bisnis mineral dan batu bara di Balikpapan masih stabil, bahkan meningkat.

Efektivitas pengawasan dan pelaporan juga mulai terasa. Sektor yang dulu dianggap bonus, sekarang justru jadi ujung tombak.

Air bawah tanah ikut nyumbang besar

Target Rp7 miliar? Sudah terlampaui. Realisasinya tembus Rp7,4 miliar atau 105 persen.

Kebutuhan air untuk usaha komersial dalam kota makin tinggi. Tarifnya kecil, tapi jumlah wajib pajaknya luas. Pelaporan digital juga bikin pengawasan lebih ketat. Kebocoran berkurang, potensi lebih cepat terlihat.

Reklame: papan iklan yang ikut menyelamatkan PAD

Reklame sepanjang 2025 bernapas kencang. Realisasinya 102 persen atau Rp14,8 miliar. Sumbangsih ini menggambarkan hidupnya sektor kreatif dan ekonomi lokal.

Jika papan-papan reklame makin ramai, itu biasanya pertanda aktivitas bisnis sedang tumbuh.

Lalu kenapa pajak besar tertinggal?

Beberapa pajak besar justru masih ngos-ngosan:

Pergerakan wisata, dunia usaha, hingga kondisi ekonomi beberapa tahun terakhir membuat sektor besar perlu waktu mengejar target. Idham bilang polanya memang seperti itu:

“Ketika terjadi perlambatan pada sektor besar, pajak-pajak kecil yang over-target menjadi penyelamat PAD.”

Pemerintah mau jaga momentum, gimana caranya?

Fokusnya ada tiga: digitalisasi pelaporan, penguatan pengawasan, dan penertiban usaha yang belum terdata. Perbaikan database wajib pajak juga terus digenjot supaya potensi bisa ketangkep lebih cepat.

Per pertengahan November, total pajak yang masuk sudah Rp711 miliar atau 81 persen dari target Rp877,9 miliar. Pemerintah optimistis bisa menutup tahun dengan aman.

Untuk pelaku usaha kecil, hal simpel kayak update data usaha, catat transaksi dengan rapi, dan pakai aplikasi pelaporan resmi sudah membantu banget buat menghindari denda dan mempercepat verifikasi.

Idham menegaskan, tujuan besarnya bukan cuma “kejar angka”. Pemerintah mau semua sektor tumbuh seimbang agar PAD kuat dan adaptif.

Perjalanan pajak kecil di Balikpapan menunjukkan pola pikir baru: kekuatan PAD tidak selalu datang dari sektor besar. Justru dari banyak sektor kecil yang konsisten bergerak.

Dengan kontribusi merata dan data yang lebih tertib, Balikpapan punya fondasi fiskal yang jauh lebih tahan banting ke depannya. satya

 

FAQ

Apa alasan pajak kecil bisa melampaui target?
Karena basis wajib pajaknya luas dan aktivitas usaha harian cenderung stabil.

Apakah pajak besar bisa menyusul akhir tahun nanti?
Masih sangat mungkin. Pemerintah tetap optimistis meskipun beberapa sektor butuh waktu tambahan.

Apa yang bisa dilakukan pelaku usaha?
Lapor tepat waktu, pastikan data usaha akurat, dan gunakan sistem digital pelaporan pajak resmi.

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk memastikan tulisan lebih rapi, bebas typo, dan tidak repetitif sesuai kaidah PUEBI. Seluruh informasi telah melalui verifikasi dan validasi redaksi manusia. Teknologi AI berfungsi sebagai alat bantu efisiensi, bukan pengganti peran jurnalis

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

 
Editor : Arya Kusuma
#PAD 2025 #pajak #balikpapan