Balikpapan TV – Hai Cess! Gemini Academy resmi menggelar pelatihan luring pertama di Balikpapan, Rabu (26/11), di BSCC Dome, menghadirkan 2.286 guru SD dan SMP—jumlah peserta yang sekaligus memecahkan rekor dunia sebagai pelatihan tatap muka dengan peserta terbanyak.
Selama satu hari penuh, para guru dibekali keterampilan pemanfaatan teknologi AI, khususnya Google Gemini, untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih adaptif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini. Yuk lanjut membaca, Cess, karena ada banyak hal menarik dari momen bersejarah ini.
Apa yang Membuat Pelatihan Gemini Academy di Balikpapan Jadi Momentum Besar?
Pelatihan ini menjadi puncak dukungan Google Indonesia bersama Disdikbud Balikpapan dalam peningkatan kompetensi guru di bidang teknologi. Proses kolaborasi mereka sudah berlangsung selama beberapa tahun lewat program Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG).
Supriyani, Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Balikpapan menjelaskan, “Kegiatan ini merupakan puncak dukungan karena Balikpapan berkomitmen terhadap peningkatan kompetensi guru di bidang IT.” Kolaborasi lintas instansi bersama Telkom dan Diskominfo memastikan kualitas jaringan selama kegiatan berjalan mulus.
Baca Juga: Dempo’ Duyan PPU Menggoda Lidah: Tradisi Rasa Fermentasi yang Tetap Hidup
Mengapa Guru Balikpapan Jadi Prioritas dalam Transformasi Digital Pendidikan?
Balikpapan dikenal konsisten memperkuat ekosistem pendidikan berbasis teknologi, termasuk lewat inisiasi roadmap transformasi digital pendidikan yang diperluas ke seluruh SD dan SMP. Setiap sekolah kini sudah memiliki perangkat pembelajaran digital.
Harapannya jelas: proses belajar mengajar dapat berjalan lebih mudah, efektif, dan adaptif untuk guru maupun siswa. “Saat ini seluruh SD dan SMP di Balikpapan memiliki perangkat pembelajaran digital,” sebut Supriyani.
Bagaimana Gemini Academy Menjawab Kebutuhan Guru di Era AI?
Pelatihan ini dirancang membekali guru dengan keterampilan AI secara aman, etis, dan relevan. Program langsung dibuka Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang menegaskan pentingnya kesiapan tenaga pengajar menghadapi perkembangan teknologi. “Guru bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” katanya.
Government Affairs Manager Google Indonesia, Isya Hanum Kresnadi, menambahkan bahwa Gemini Academy hadir untuk membantu guru memahami AI sebagai alat yang aman dan intuitif. “Teknologi yang digunakan dapat diandalkan dan dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” tuturnya.
Apa Saja Materi Utama yang Diajarkan di Gemini Academy?
Program ini memperkenalkan fondasi kecerdasan artifisial, praktik pemanfaatan AI secara bertanggung jawab, hingga penggunaan Gemini untuk menyusun materi dan merancang pembelajaran kreatif.
“Program ini memperkenalkan fondasi kecerdasan artifisial, pemanfaatan AI secara bertanggung jawab, praktik baik dalam penggunaan Gemini,” jelas Isya. Termasuk strategi mengintegrasikan coding dan memanfaatkan AI agar guru hemat waktu persiapan materi.
Bagaimana Dampak Pelatihan Ini bagi Guru dan Siswa ke Depannya?
Dengan kemampuan baru, guru bisa menyusun materi lebih cepat, meningkatkan kreativitas, serta menghadirkan pengalaman belajar personal bagi setiap siswa. Kompetensi digital kini menjadi fondasi penting peningkatan kualitas pembelajaran.
“Sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang lebih personal bagi setiap siswa,” ungkap Isya. Ini sejalan dengan misi Balikpapan mempercepat literasi teknologi di sektor pendidikan.
Pelatihan luring Gemini Academy di Balikpapan bukan sekadar acara besar, tapi langkah nyata mendorong kompetensi digital guru. Mulai dari literasi AI, pemanfaatan Gemini, hingga integrasi coding di ruang kelas—semuanya ditujukan untuk masa depan pembelajaran yang lebih relevan dan berdaya.
Bagikan artikel ini ke teman-temanmu biar makin banyak yang tahu perkembangan pendidikan di Kota Minyak.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'
FAQ
1. Apakah pelatihan Gemini Academy akan digelar rutin?
Pelatihan saat ini adalah bagian dari roadmap transformasi digital. Peluang keberlanjutan terbuka melalui program lanjutan Google dan Disdikbud.
2. Apakah peserta mendapatkan sertifikat?
Ya, setelah pelatihan para guru langsung mengikuti ujian. Jika lulus, mereka menerima sertifikat resmi.
3. Apakah pelatihan ini hanya untuk guru SD dan SMP?
Untuk kegiatan ini, pesertanya khusus guru SD dan SMP. Namun program Gemini di tingkat nasional mencakup jenjang pendidikan lebih luas.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.