Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

PAD Balikpapan 2025 Tembus Rp900 Miliar, Sektor Ini Jadi Penopang Utama

Rizkiyan Akbar • Rabu, 26 November 2025 | 08:34 WIB

Suasana Jalan MT Haryono yang kian estetik dan tertata rapi menjadi bukti nyata manfaat pajak daerah.
Suasana Jalan MT Haryono yang kian estetik dan tertata rapi menjadi bukti nyata manfaat pajak daerah.

Balikpapan TV - Hai Cess! Kota Minyak terus tancap gas dalam mengejar penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) jelang akhir tahun 2025.

Dengan target Rp 1,3 triliun setelah APBD Perubahan, sektor pajak daerah memegang peran krusial lewat kontribusi target sebesar Rp 1,1 triliun. Data per 30 Oktober mencatat realisasi sudah tembus 80 persen atau hampir Rp 900 miliar.

Lantas bagaimana upaya pemkot menjaga ritme penerimaan di tengah tantangan ekonomi? Yuk lanjut baca sampai habis, Cess, biar makin paham arah kebijakan fiskal kota kita!

Bagaimana progres penerimaan PAD Balikpapan jelang akhir 2025?

Realisasi PAD hingga 30 Oktober mencapai sekitar Rp 900 miliar. Angka ini selaras dengan target Rp 1,3 triliun setelah APBD Perubahan.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa mesin penerimaan kota berjalan konsisten meski waktu tersisa sekitar satu bulan lagi. Semangat akselerasi menjadi kunci.

Baca Juga: Pajak Daerah Balikpapan 2025 Melesat Tajam, Ternyata 3 Sektor Ini Penyumbang Terbesar!

Apa yang membuat target pajak daerah tahun ini meningkat?

Target pajak daerah melonjak hingga Rp 1,1 triliun, naik sekitar Rp 200 miliar dari APBD murni menuju APBD Perubahan. Lonjakan ini mengikuti kebutuhan pembiayaan kota.

Peningkatan target juga mendorong optimalisasi berbagai jenis pajak daerah seperti PBB, BPHTB, PBJT, hingga pajak hotel dan restoran.

Apa saja tantangan yang dihadapi BPPDRD tahun 2025?

Menurut Kepala BPPDRD Idham, tahun ini cukup menantang. “Insyaallah, kami tetap optimis hingga akhir tahun ini progres pajak daerah dapat mencapai target yang telah ditetapkan,” ucapnya.

Beberapa waktu lalu sempat terjadi gejolak ekonomi nasional dan kenaikan pajak yang berdampak ke aktivitas ekonomi lokal, termasuk Balikpapan.

Mengapa pajak daerah begitu penting untuk kota Balikpapan?

“Pelayanan publik, BPJS Kesehatan, program seragam gratis hingga pembangunan infrastruktur seluruhnya bersumber dari penerimaan pajak daerah,” ungkap Idham. Pajak adalah penopang utama penguatan layanan publik.

Setiap rupiah yang disetor warga kembali dalam bentuk fasilitas, program sosial, dan pembangunan wilayah.

Bagaimana bentuk nyata manfaat pajak bagi warga?

Idham mencontohkan penataan kawasan Jalan MT Haryono sebagai bukti transformasi yang didukung penerimaan pajak. “Sekarang daerah ini bisa semakin berkembang,” pungkasnya.

Dampaknya dapat dirasakan langsung: akses lebih nyaman, lingkungan makin tertata, dan nilai kawasan meningkat.

Tips singkat buatmu biar lebih tertib pajak:

1. Cek jatuh tempo pajak kendaraan dan PBB secara berkala.

2. Manfaatkan layanan digital pembayaran pajak agar lebih cepat.

3. Simpan bukti pembayaran agar mudah ketika dibutuhkan untuk administrasi lainnya.

Yuk bantu sebarkan informasi penting ini ke teman-temanmu, Cess! Supaya lebih banyak warga yang paham manfaat pajak daerah bagi kehidupan sehari-hari.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

 

FAQ

1. Apa penyumbang terbesar pajak daerah Balikpapan?

PBB, BPHTB, PBJT, pajak hotel, dan restoran menjadi kontributor utama penerimaan pajak daerah.

2. Mengapa realisasi pajak belum 100 persen?

Karena periode pungutan masih berjalan hingga akhir tahun dan masih ada wajib pajak yang menunggu jadwal pembayaran.

3. Ke mana uang pajak digunakan?

Untuk mendanai layanan publik seperti kesehatan, pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

 

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#jalan mt haryono #balikpapan #pad #pajak daerah