Balikpapan TV – Hai Cess! Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 Tingkat Kota Balikpapan tahun ini menghadirkan satu momen yang bikin suasana makin hangat: Nikah Massal 10 pasangan yang digelar Panitia Lokal Kecamatan Balikpapan Utara di Aula Kelurahan Graha Indah, Senin (17 November 2025).
Gelaran penuh haru ini menghadirkan Camat Balikpapan Utara Umar Adi, Kepala Kemenag Kota Balikpapan Masrivani, Kepala KUA se-Balikpapan, para lurah, serta seluruh panitia lokal MTQ.
Bagaimana suasana nikah massal di MTQ ke-53 Balikpapan?
Prosesi akad berjalan tertib dan terasa sakral. Para pasangan mengikuti rangkaian acara mulai dari khotbah nikah hingga penyampaian motivasi rumah tangga yang disampaikan langsung oleh Kepala Kemenag Kota Balikpapan, Masrivani.
Antusiasme warga pun tampak ketika para mempelai diarak menuju Gedung Workshop Terpadu Poltekba untuk sesi lanjutan, membawa nuansa bahagia yang terlihat sepanjang perjalanan.
Mengapa agenda nikah massal ini dianggap momen spesial?
Camat Balikpapan Utara Umar Adi menyebut hari itu sebagai peristiwa yang hanya terjadi “sekali seumur hidup”. Ia menyampaikan doa tulus agar semua pasangan diberkahi dan mampu membangun keluarga harmonis.
Umar Adi juga memberi pesan penting soal komunikasi keluarga di era digital, mengingatkan agar ponsel digunakan sebagai sarana untuk saling mendekatkan, bukan memicu konflik.
Baca Juga: Gratis! Baznas Balikpapan Gelar Sunat Massal 2025, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Apa pesan Kepala Kemenag Balikpapan terkait pencatatan nikah?
Masrivani menegaskan bahwa nikah massal ini adalah bentuk sosialisasi pentingnya pencatatan pernikahan dalam buku nikah. Ia menyebut bahwa kegiatan ini rutin digelar menjelang HAB Kemenag.
“Hari ini dinikahkan ada 10 pasang yang kita himpun dari pernikahan-pernikahan di kantor (KUA) untuk kita arahkan ke kegiatan ini," pungkasnya.
Siapa pasangan yang paling menarik perhatian publik?
Salah satu pasangan, Kurniawan dan Perni Agustina Warior, membagikan kisah singkat perjalanan cinta mereka.
Kurniawan mengaku merasa bahagia bisa menikah dalam program ini. Perni pun bercerita tentang hubungan mereka yang sempat LDR antara Jakarta dan Balikpapan sebelum akhirnya memutuskan menikah.
Nikah massal dalam rangka MTQ ke 53 Balikpapan ini tak sekadar seremoni, tapi juga langkah konkret membangun keluarga yang kuat serta mengedukasi masyarakat tentang legalitas perkawinan.
Semoga 10 pasangan yang diresmikan hari ini melangkah menuju masa depan yang penuh kehangatan.
Kalau menurutmu informasi ini bermanfaat, Yuk bagikan ke teman-temanmu, Cess! Biar makin banyak orang yang tahu.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”
FAQ
1. Apakah nikah massal ini diadakan setiap tahun?
Kegiatan ini merupakan agenda rutin menjelang HAB Kemenag dan diselaraskan dengan pelaksanaan MTQ.
2. Berapa pasangan yang menikah pada kegiatan ini?
Sebanyak 10 pasangan mengikuti nikah massal di Aula Kelurahan Graha Indah.
3. Apa tujuan utama diselenggarakannya nikah massal dalam MTQ?
Untuk memeriahkan MTQ sekaligus sosialisasi pentingnya pencatatan nikah bagi masyarakat.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.