Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

DPRD Balikpapan Bocorkan Konsep Rumah Adat Nusantara yang Siap Jadi Ikon Wisata Baru

Rizkiyan Akbar • Senin, 17 November 2025 | 10:03 WIB

Rumah Radakng yang merupakan rumah adat Suku Dayak, tampak berdiri megah sebagai simbol budaya Kalimantan.
Rumah Radakng yang merupakan rumah adat Suku Dayak, tampak berdiri megah sebagai simbol budaya Kalimantan.

Balikpapan TV – Hai Cess! DPRD Balikpapan terus berkomitmen untuk memperkaya sektor wisata, salah satunya lewat rencana pembangunan “Rumah Adat Nusantara” di kawasan Batu Ampar, Balikpapan Utara.

Gagasan ini telah melalui tahapan kajian dan perencanaan, dan kini telah direkomendasikan untuk menjadi salah satu destinasi unggulan wisata baru di Balikpapan, dengan mengusung konsep edukasi dan pelestarian budaya lokal.

Penasaran bagaimana konsep dari Rumah Adat Nusantara ini? Yuk, baca artikel ini sampai habis, Cess!

Bagaimana Konsep Rumah Adat Nusantara Ini?

Konsep wisata ini nantinya akan menampilkan taman mini dengan rumah adat dari berbagai provinsi di Indonesia lengkap dengan kuliner dan budaya khasnya.

Rencana ini muncul dari komitmen DPRD Balikpapan untuk memperluas dan memperkaya sektor wisata kota, tidak lagi hanya bertumpu pada pantai sebagai primadona.

Baca Juga: DPRD Balikpapan Beberkan Penyebab Rumitnya Proses Pengurusan Izin PBG

Seberapa Siap Lahan Untuk Pembangunan Rumah Adat Nusantara Ini?

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, saat memberikan keterangan mengenai pembangunan Rumah Adat Nusantara di Hotel Gran Senyiur, Selasa (7 Oktober 2025).
Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, saat memberikan keterangan mengenai pembangunan Rumah Adat Nusantara di Hotel Gran Senyiur, Selasa (7 Oktober 2025).

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menjelaskan bahwa tahapan penyiapan lahan sekitar 4 hektar telah berjalan dan kini hampir selesai. Lahan tersebut sudah diserahkan kepada Pemkot melalui Badan Keuangan Daerah.

“Proses penyiapan lahan hampir selesai, dan kini telah diserahkan ke Pemkot melalui Badan Keuangan Daerah untuk tahap lanjutan,” jelasnya, Selasa (7 Oktober 2025).

Apa Harapan DPRD Terhadap Kehadiran Rumah Adat Nusantara?

Destinasi ini diharapkan menjadi pilihan wisata baru, terutama bagi generasi muda yang membutuhkan ruang belajar budaya secara langsung.

“Ini akan menjadi alternatif wisata selain pantai yang selama ini mendominasi. Konsep budaya yang diangkat akan memberikan nilai edukasi, terutama bagi generasi muda,” tambah Fauzi.

Bagaimana Peran Kolaborasi Pemkot dan DPRD Dalam Proyek Ini?

Dukungan penuh dari DPRD memberi angin segar agar perwujudan Rumah Adat Nusantara berjalan lebih cepat dan terarah.

Proyek ini diharapkan jadi ikon yang mencerminkan identitas kota, menguatkan peran budaya, dan menarik wisatawan dengan nilai edukasi.

Rumah Adat Nusantara di Balikpapan Utara bukan sekadar proyek infrastruktur, namun bagian dari perjalanan kota menjaga warisan leluhur. Harapannya, destinasi ini menjadi ruang belajar, ruang bangga, dan ruang pulang bagi identitas Balikpapan.

Jika menurutmu informasi ini bermanfaat, yuk bagikan artikel ini ke teman-temanmu, Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”

 

FAQ

1. Apa tujuan utama dibangunnya Rumah Adat Nusantara?

Untuk memperkaya destinasi wisata dan memperkuat pelestarian budaya lokal.

2. Di mana lokasi Rumah Adat Nusantara direncanakan?

Di kawasan Batu Ampar, Balikpapan Utara sebagai alternatif wisata non-pesisir, namun lokasi pastinya masih dalam tahap kajian.

3. Siapa yang mendorong proyek Rumah Adat Nusantara?

DPRD Kota Balikpapan dengan dukungan Pemkot melalui sinergi perencanaan.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

 

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#dprd balikpapan #balikpapan utara #Fauzi Adi Firmansyah #Rumah Adat Nusantara #wisata