Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

DPRD Balikpapan Dorong Penertiban Parkir di Jalan MT Haryono, Begini Nasib Pelaku Usaha

Rizkiyan Akbar • Sabtu, 15 November 2025 | 06:37 WIB

Sejumlah mobil terparkir di kawasan Jalan MT Haryono, Balikpapan, Senin (27 Oktober 2025).
Sejumlah mobil terparkir di kawasan Jalan MT Haryono, Balikpapan, Senin (27 Oktober 2025).

Balikpapan TV – Hai Cess! DPRD Balikpapan mendorong penertiban parkir di sepanjang Jalan MT Haryono dengan menghadirkan lokasi parkir alternatif agar aktivitas pelaku usaha tetap aman dan nyaman.

Upaya ini menyasar ketertiban, kenyamanan pengguna jalan, serta memperindah wajah kota agar lebih tertata. Yuk lanjut baca Cess, biar makin paham arah besar pengelolaan parkir di kota Balikpapan!

Kenapa Penataan Parkir di Jalan MT Haryono Dianggap Mendesak?

Penertiban parkir di Jalan MT Haryono dinilai penting karena lokasi ini menjadi jalur strategis dengan aktivitas usaha yang padat.

DPRD melihat, tanpa penataan, mobilitas warga dan usaha setempat bisa terganggu dan berimbas pada kenyamanan pengendara.

Langkah menghadirkan lokasi parkir alternatif dinilai menjadi solusi yang tidak berat sebelah. Kawasan tetap tertib, lalu lintas lancar, tapi pelaku usaha tetap bisa menjalankan aktivitas harian tanpa hambatan ekonomi.

Baca Juga: Gratis! Baznas Balikpapan Gelar Sunat Massal 2025, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Apa Kata Ketua Komisi III DPRD Balikpapan soal Penataan Ini?

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, memberikan keterangan terkait rencana penetapan Jalan MT Haryono sebagai KTL usai Rapat Paripurna di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Senin (27 Oktober 2025).
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, memberikan keterangan terkait rencana penetapan Jalan MT Haryono sebagai KTL usai Rapat Paripurna di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Senin (27 Oktober 2025).

Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, menegaskan bahwa penataan kawasan harus dilakukan secara seimbang.

Ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya fokus pada ketertiban lalu lintas, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan ekonomi masyarakat.

“Penataan kawasan tidak hanya bicara ketertiban, tapi juga keberlangsungan ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu menyediakan lokasi parkir alternatif yang memadai bagi pelaku usaha di sepanjang MT Haryono,” tegasnya, Senin (27 Oktober 2025).

Bagaimana Dampak Penertiban Parkir terhadap Arus Lalu Lintas dan Keindahan Kota?

Yusri menilai, parkir yang tertata rapi bisa memberi efek positif pada keseluruhan dinamika kota. Arus kendaraan lebih lancar dan kawasan makin sedap dipandang. Hal ini sekaligus mendorong suasana kota yang modern serta lebih ramah bagi mobilitas masyarakat.

“Tujuannya bukan sekadar menertibkan, tetapi menciptakan kawasan yang lebih rapi, nyaman, dan indah dipandang,” ujarnya.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Pengawasan Penertiban Parkir?

Untuk memastikan pengawasan berjalan efektif, Yusri meminta Dishub menggandeng Kasi Trantib di kelurahan dan kecamatan. Kolaborasi ini diharapkan membuat pengawasan di lapangan lebih maksimal dan berkelanjutan.

“Kami minta Dishub berkolaborasi dengan Kasi Trantib di kelurahan dan kecamatan agar pengawasan di lapangan bisa lebih maksimal,” tambahnya.

Penataan parkir MT Haryono menekankan keseimbangan antara ketertiban dan keberlangsungan ekonomi. DPRD mengarahkan agar upaya ini dilakukan melalui penataan alternatif parkir, kolaborasi Dishub–Kasi Trantib, serta dorongan agar kawasan ini menjadi contoh pengelolaan parkir yang tertib dan berdaya dukung pada wajah kota.

Kalau menurutmu langkah ini penting diterapkan lebih luas, Yuk bagikan artikel ini biar makin banyak warga yang tahu, Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”

 

FAQ

1. Apakah penertiban parkir ini akan mengubah jalur kendaraan di MT Haryono?

Penataan lebih fokus pada area parkir dan penempatan kendaraan, bukan perubahan jalur.

2. Apakah pelaku usaha akan kehilangan akses parkir?

Tidak. DPRD meminta pemerintah menyiapkan lokasi parkir alternatif yang representatif.

3. Siapa yang melakukan pengawasan harian?

Dishub bersama Kasi Trantib kelurahan dan kecamatan.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

 

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#dprd balikpapan #pelaku usaha #parkir #jalan mt haryono #yusri