Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

BPBD Bentuk Kelurahan Tangguh Bencana, Warga Diharapkan Mampu Mitigasi Secara Mandiri

Amaliya Rosdian Ayunita • Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:42 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Balikpapan kini makin siap menghadapi bencana dengan hadirnya Kelurahan Tangguh Bencana, inisiatif BPBD untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Program ini dirancang agar warga mampu melakukan mitigasi bencana secara mandiri di wilayah masing-masing. Inisiatif ini lahir dari kesadaran bahwa bencana bisa datang kapan saja, terutama di kawasan rawan seperti Balikpapan Selatan, Utara, dan Tengah.

Yuk, simak bagaimana program ini bekerja dan apa peran masyarakat agar kota tetap aman, Cess!

Apa Itu Kelurahan Tangguh Bencana?

Kelurahan Tangguh Bencana merupakan adaptasi dari konsep Desa Tangguh Bencana yang diatur BNPB. Karena Balikpapan tidak memiliki wilayah desa, konsep ini disesuaikan untuk diterapkan di tingkat kelurahan.

Bima Mahardika, Host Balikpapan TV, bersama Sholahuddin Malik, Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Balikpapan, saat talkshow Ngopi di Kantor BPBD, Selasa (28 Oktober 2025).
Bima Mahardika, Host Balikpapan TV, bersama Sholahuddin Malik, Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Balikpapan, saat talkshow Ngopi di Kantor BPBD, Selasa (28 Oktober 2025).

“Kami berharap masyarakat, khususnya di level kelurahan, sudah mampu melakukan mitigasi bencana di wilayahnya masing-masing,” ujar Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Balikpapan, Sholahuddin Malik, Selasa (28 Oktober 2025).

Tujuannya jelas: membangun masyarakat yang sadar dan siap menghadapi risiko bencana.

Baca Juga: Rapat Paripurna DPRD Balikpapan Jadi Sorotan, OPD Diminta Lebih Serius

Bencana Apa Saja yang Berpotensi Terjadi di Balikpapan?

Berdasarkan kajian risiko bencana BPBD, terdapat delapan jenis potensi bencana di kota ini. Mulai dari banjir, longsor, kebakaran lahan, puting beliung, kekeringan, gempa bumi, tsunami, hingga kegagalan teknologi.

“Walaupun masih berupa potensi, kalau kita tidak siap, bisa menjadi ancaman nyata,” tambah Sholahuddin.

Dengan pemetaan ini, setiap kelurahan dapat menyesuaikan strategi mitigasi sesuai risiko lokal.

Mengapa Masyarakat Dilibatkan dalam Program Ini?

Peran aktif warga menjadi kunci utama. Meski pemerintah menyiapkan infrastruktur seperti pelebaran saluran drainase di MT Haryono, partisipasi masyarakat tetap vital.

“Kami mengharapkan peran masyarakat untuk peduli. Saat sudah masuk musim hujan, drainase atau parit perlu dipantau bersama. Kalau ada sumbatan atau sampah yang menumpuk, ayo kerja bakti membersihkan,” imbaunya.

Bagaimana Meningkatkan Kesiapsiagaan di Tingkat Kelurahan?

BPBD mendorong pembentukan komunitas tangguh bencana di tiap kelurahan. Setiap komunitas diberi pemahaman tentang mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Sholahuddin menekankan, “Kalau kita semua siap, maka ancaman bencana bisa kita ubah menjadi kekuatan untuk lebih tangguh dan waspada.” Dengan latihan rutin dan edukasi, masyarakat dapat merespons cepat saat bencana terjadi.

Tips Singkat:

1. Selalu pantau drainase di lingkungan sekitar, terutama saat musim hujan.

2. Buang sampah pada tempatnya dan ikut kerja bakti membersihkan saluran air.

3. Ikuti sosialisasi BPBD agar paham langkah mitigasi dan tanggap darurat.

 

FAQ

1. Apa tujuan utama Kelurahan Tangguh Bencana?

Membangun masyarakat yang sadar risiko dan mampu melakukan mitigasi bencana di lingkungannya.

2. Daerah mana saja yang rawan bencana di Balikpapan?

Terutama Balikpapan Selatan, Utara, dan Tengah, yang kerap terdampak banjir dan longsor.

3. Bagaimana cara masyarakat berpartisipasi?

Dengan menjaga drainase, ikut kerja bakti, dan mengikuti pelatihan mitigasi bencana dari BPBD.

 

DISKLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas dalam menganalisa struktur artikel untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI). Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

 

Sholahuddin Malik, Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Balikpapan, menjelaskan program Kelurahan Tangguh Bencana di Kantor BPBD, Selasa (28 Oktober 2025).
Sholahuddin Malik, Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Balikpapan, menjelaskan program Kelurahan Tangguh Bencana di Kantor BPBD, Selasa (28 Oktober 2025).

Editor : Arya Kusuma
#mitigasi bencana #Kesiapsiagaan Masyarakat #kelurahan tangguh bencana #balikpapan #bpbd