Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

DPRD Balikpapan Soroti Lambatnya Progres Pembangunan Pasar Klandasan Blok C dan D

Rizkiyan Akbar • Senin, 27 Oktober 2025 | 13:56 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV – Hai Cess! Proyek penyempurnaan Blok C dan revitalisasi Blok D Pasar Klandasan kini jadi sorotan serius Komisi II DPRD Balikpapan.

Progresnya baru menyentuh angka 50 persen, dan dewan minta percepatan agar pusat ekonomi rakyat di jantung kota ini segera hidup kembali.

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menegaskan pentingnya pasar ini bagi denyut ekonomi warga. Ia menyebut, penyelesaian proyek bukan sekadar soal tenggat waktu, tapi juga soal kualitas dan kesejahteraan para pedagang.

Nah, menarik buat disimak bareng-bareng—apa aja yang sebenarnya terjadi di lapangan dan gimana dampaknya buat warga kota minyak ini? Yuk lanjut baca, Cess!

Baca Juga: DPRD Dorong Balikpapan Barat Jadi Sentra Wisata Kuliner Berbasis UMKM

Kenapa DPRD Balikpapan Soroti Progres Pembangunan Pasar Klandasan?

Sorotan muncul karena progres pembangunan Blok C dan D Pasar Klandasan belum sesuai harapan. Meski sudah mencapai 50 persen, masih banyak pekerjaan tersisa yang harus dikebut agar pasar bisa segera beroperasi penuh.

Alat berat beroperasi di lokasi proyek pembangunan Blok C dan D Pasar Klandasan, Senin (13 Oktober 2025).
Alat berat beroperasi di lokasi proyek pembangunan Blok C dan D Pasar Klandasan, Senin (13 Oktober 2025).

Menurut Fauzi Adi Firmansyah, Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, pasar ini adalah urat nadi ekonomi masyarakat.

“Pembangunan ini tidak hanya harus selesai tepat waktu, tetapi juga harus memiliki kualitas yang baik. Kami ingin para pedagang bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya, Senin (13 Oktober 2025).

Apa Kendala yang Ditemukan di Lapangan?

DPRD bersama Dinas Perdagangan Balikpapan sudah turun langsung melakukan evaluasi.

Dari hasil pengawasan, ditemukan beberapa faktor teknis dan administratif yang menghambat penyelesaian proyek. Mulai dari urusan material konstruksi, hingga sinkronisasi antara kontraktor dan pengelola proyek yang perlu dibenahi.

Evaluasi ini diharapkan menjadi langkah konkret agar progres bisa kembali sesuai target. 

Seberapa Penting Pasar Klandasan untuk Warga Kota?

Pasar Klandasan bukan sekadar tempat jual beli. Ia sudah jadi bagian dari identitas Balikpapan, terutama bagi warga yang tumbuh besar di sekitar kawasan pusat kota.

Revitalisasi Blok C dan D diharapkan memunculkan wajah baru yang lebih modern tapi tetap mempertahankan semangat pasar rakyat.

Dengan infrastruktur yang lebih layak, aktivitas ekonomi pedagang bisa meningkat. Selain itu, pengunjung juga bakal lebih nyaman karena pasar akan dilengkapi fasilitas pendukung yang tertata.

Harapannya, pasar ini bukan cuma jadi tempat belanja, tapi juga ruang interaksi sosial dan budaya warga.

Apa Langkah Lanjutan yang Didorong DPRD?

Selain minta percepatan proyek, DPRD juga menekan pentingnya rencana pengelolaan pasar terpadu. Bukan hanya soal bangunan, tapi juga sistem kebersihan, keamanan, dan manajemen fasilitas agar pasar tetap terawat setelah selesai.

Fauzi menekankan, “Kami ingin pasar ini tidak hanya megah di awal, tapi juga berfungsi baik dalam jangka panjang.”

Dengan pengelolaan yang matang, Pasar Klandasan bisa jadi contoh tata kelola pasar rakyat yang efektif di kota besar seperti Balikpapan.

Bagaimana Dampaknya untuk Pedagang dan Ekonomi Lokal?

Kalau revitalisasi rampung sesuai target, manfaatnya akan langsung dirasakan para pedagang. Mereka bisa kembali menempati lapak dengan kondisi yang lebih aman, bersih, dan tertata. Bukan cuma itu, perputaran ekonomi juga diyakini akan meningkat.

Dengan pasar yang modern dan terorganisir, kepercayaan pembeli terhadap produk lokal juga meningkat. Ini bisa jadi katalis positif bagi pertumbuhan UMKM di sekitar kawasan.

Singkatnya, Pasar Klandasan bukan cuma proyek infrastruktur—tapi investasi sosial jangka panjang bagi Balikpapan.

Baca Juga: Pemkot Balikpapan dan Gojek Resmikan Halte Kehutanan, Dorong Transportasi Publik Modern dan Terintegrasi

Tips Singkat: Cara Pedagang Bisa Siap Sambut Pasar Baru

1. Perbarui tampilan lapak – Gunakan desain sederhana tapi rapi, supaya menarik pelanggan baru.

2. Gunakan digitalisasi ringan – Misalnya, terima pembayaran via QRIS biar transaksi lebih cepat.

3. Bangun komunitas pedagang aktif – Kolaborasi antarpenjual bisa jadi kekuatan baru untuk bertahan dan berkembang.

Dari evaluasi Komisi II DPRD Balikpapan hingga langkah strategis Pemerintah Kota, semuanya berujung pada satu tujuan: menghidupkan kembali denyut ekonomi rakyat lewat pasar yang bersih, aman, dan nyaman.

Kalau revitalisasi rampung tepat waktu, bukan cuma pedagang yang senang—tapi juga warga yang kangen belanja sambil ngobrol santai di Pasar Klandasan.

Jadi, Cess, yuk dukung bareng biar proyek ini cepat kelar dan manfaatnya bisa segera dirasakan semua pihak.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”

 

FAQ

1. Kapan revitalisasi Pasar Klandasan Blok C dan D ditargetkan selesai?

Belum ada tanggal pasti, namun DPRD mendorong agar penyelesaian bisa dipercepat sebelum akhir tahun.

2. Siapa yang bertanggung jawab atas proyek ini?

Proyek ini berada di bawah pengawasan Dinas Perdagangan Balikpapan dengan koordinasi dari Komisi II DPRD.

3. Apa manfaat utama bagi masyarakat setelah pasar rampung?

Pedagang mendapatkan fasilitas layak, sementara pengunjung menikmati pasar yang bersih, aman, dan tertata rapi.

 

DISKLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas dalam menganalisa struktur artikel untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI). Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia. 

 

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menjelaskan pentingnya Pasar Klandasan bagi perekonomian warga, di ruang kerjanya, Senin (13 Oktober 2025).
Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menjelaskan pentingnya Pasar Klandasan bagi perekonomian warga, di ruang kerjanya, Senin (13 Oktober 2025).

Editor : Arya Kusuma
#ekonomi rakyat #dprd balikpapan #pembangunan #pedagang #pasar klandasan