Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek Mimbar Opini

Pemkot Balikpapan Dukung Pendidikan Nonformal dengan Fasilitas Setara Sekolah Negeri, Dorong Kesetaraan Hak Belajar Bagi Semua Siswa

Rizkiyan Akbar • Jumat, 10 Oktober 2025 | 19:50 WIB

Peserta didik PKBM dan SKB Balikpapan menerima sepatu sekolah, Rabu (23 Juli 2025).
Peserta didik PKBM dan SKB Balikpapan menerima sepatu sekolah, Rabu (23 Juli 2025).

Balikpapan TV - Hai Cess! Pemkot Balikpapan makin serius mendukung pendidikan nonformal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

Semua fasilitas pendukung belajar disiapkan setara sekolah negeri, mulai dari seragam, laptop, hingga perlengkapan lainnya.

Dalam langkah ini, Pemkot Balikpapan menegaskan komitmen memastikan semua peserta didik mendapat kesempatan pendidikan yang sama.

Mulai dari jalur formal hingga nonformal, semua diupayakan mendapat hak belajar yang layak dan fasilitas memadai.

Baca Juga: DPRD Balikpapan Gandeng UGM Bahas Penataan Kabel Kota yang Lebih Rapi dan Modern

Fokus Pemkot: Pemerataan Pendidikan Nonformal Bukan Sekadar Janji

Disdikbud Balikpapan tak main-main. Lembaga-lembaga pendidikan nonformal seperti PKBM dan SKB kini mendapat fasilitas yang mendukung proses belajar mengajar sekelas sekolah negeri.

Ini termasuk seragam, laptop, dan alat tulis yang memadai, sebagai bentuk nyata pemerataan pendidikan di Balikpapan.

Wali Kota Rahmad Masud pun memberikan apresiasi tinggi kepada Disdikbud atas perhatian khusus untuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di BSCC Dome, Rabu (1 Oktober 2025).

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud, menyampaikan apresiasi terhadap upaya Disdikbud dalam menyetarakan fasilitas pendidikan PKBM dan SKB di BSCC Dome, Rabu (1 Oktober 2025).
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud, menyampaikan apresiasi terhadap upaya Disdikbud dalam menyetarakan fasilitas pendidikan PKBM dan SKB di BSCC Dome, Rabu (1 Oktober 2025).

“Kami sangat mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan yang terus memperhatikan lembaga-lembaga pendidikan nonformal. Ini adalah bentuk keadilan dalam pendidikan yang perlu terus diperkuat,” ujarnya.

Kata-kata ini jadi bukti perhatian Pemkot terhadap sektor pendidikan nonformal yang selama ini sering kurang diperhatikan.

Kesetaraan Fasilitas untuk Semua Peserta Didik

Rahmad Masud menekankan bahwa kualitas dan kelengkapan fasilitas pendidikan bagi peserta didik PKBM dan SKB harus sejajar dengan sekolah formal negeri.

Upaya ini bertujuan agar tidak ada peserta didik yang merasa tertinggal karena jalur pendidikan yang diambilnya.

“Kami ingin peserta didik dari jalur nonformal juga mendapatkan hak yang sama. Pendidikan adalah hak seluruh warga negara, tanpa memandang jalur atau latar belakangnya,” tegas Rahmad. Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud menyampaikan apresiasi upaya yang dilakukan disdikbud 

Langkah ini sekaligus menunjukkan Balikpapan memiliki pendekatan inklusif dalam pembangunan pendidikan.

Pendidikan Nonformal sebagai Pondasi Generasi Emas

Dukungan terhadap pendidikan nonformal tak hanya soal fasilitas, tapi juga visi jangka panjang. Rahmad Masud melihat investasi pendidikan ini sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan kualitas pendidikan yang merata, generasi muda Balikpapan diharapkan siap menghadapi tantangan global.

“Kita harus siapkan generasi muda hari ini agar mampu menghadapi tantangan masa depan. Pendidikan yang berkualitas adalah investasi terbesar untuk mewujudkan Balikpapan yang maju dan Indonesia yang tangguh,” ungkap Rahmad.

Kata-kata ini jadi motivasi tersendiri bagi peserta didik, guru, dan masyarakat luas.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Rumah Dahor! Kisah Warisan Minyak yang Kini Jadi Ruang Edukasi di Balikpapan

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Kesuksesan

Pemerintah tidak bekerja sendiri. Sinergi antara Pemkot, Disdikbud, dan masyarakat menjadi kunci suksesnya program pendidikan nonformal ini.

Kolaborasi ini membuat PKBM dan SKB semakin kuat dan mampu mendukung peserta didik secara maksimal.

Balikpapan optimis, dengan dukungan semua pihak, sektor pendidikan nonformal bisa sejajar dengan formal. Tidak hanya sekadar fasilitas, tapi juga kualitas pengajaran, manajemen lembaga, dan motivasi peserta didik yang makin meningkat.

Visi Pemkot: Balikpapan Kota Pendidikan Inklusif

Dengan semua program ini, Balikpapan menunjukkan diri sebagai kota yang inklusif, mengakomodasi semua jalur pendidikan. Mulai dari sekolah formal hingga nonformal, semuanya mendapat perhatian serius dari Pemkot.

Pemerataan fasilitas, dukungan pengajar, dan program inovatif yang diterapkan PKBM dan SKB membuka peluang luas bagi generasi muda.

Balikpapan membuktikan, pembangunan pendidikan yang inklusif bisa mendorong kota lebih maju dan generasi muda lebih kompetitif.

Yuk, bagikan artikel ini agar lebih banyak masyarakat yang tau tentang dukungan pendidikan nonformal di Balikpapan, Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#pendidikan nonformal #skb #pemkot balikpapan #disdikbud #fasilitas