BalikpapanTv.id - Siapa sangka, gedung sekolah yang setiap hari ramai dengan canda tawa dan semangat belajar para siswa, ternyata menyimpan sejarah panjang yang menarik untuk dikulik.
SMP Negeri 1 Balikpapan, atau yang lebih akrab disapa SPENSA, bukan hanya sekadar institusi pendidikan, melainkan juga saksi bisu perjalanan Kota Balikpapan sejak zaman kolonial Belanda.
Dari Rumah Sakit Belanda Menjadi Sekolah Kebanggaan
Bangunan SPENSA yang kokoh berdiri di kawasan Gunung Pasir, ternyata dulunya merupakan rumah sakit peninggalan kolonial Belanda.
Baca Juga: Efek Bola Salju Kasus TPPU Mantan Bupati Kukar,KPK Periksa Said Amin
Arsitektur khas dengan ciri-ciri kolonial yang masih terlihat jelas membuat gedung ini memiliki daya tarik tersendiri.
Tak heran jika kini SPENSA menjadi sorotan sebagai potensi cagar budaya yang patut dilestarikan.
SPENSA, Sekolah Pertama dan Tertua di Balikpapan
Berdiri sejak 12 Desember 1950, SPENSA menjadi sekolah menengah pertama pertama dan tertua di Balikpapan.
Awalnya bernama "Sekolah Menengah Umum Bagian Pertama", sekolah ini menjadi tempat belajar bagi anak-anak bangsa Indonesia di masa awal kemerdekaan.
Baca Juga: Instagram Buka Pintu Kolaborasi Kreator dan Brand,Lahirnya Era Baru di Era Kreatif
Jejak Sejarah yang Terukir di Setiap Sudut Sekolah
Menariknya, di masa pembangunan sekolah ini, ditemukan dua meriam peninggalan Perang Dunia ke-II yang kini tersimpan di ruang guru.
Berbagai senjata bekas perang lainnya seperti torpedo, mitraliur, dan mesiu juga pernah ditemukan di area sekolah. Temuan-temuan ini semakin memperkuat nilai historis dari SPENSA.
Kiprah SPENSA dalam Dunia Pendidikan
Dengan kurikulum tingkat satuan pendidikan, sekolah ini terus berupaya memberikan pendidikan terbaik bagi generasi muda Balikpapan.
SMP Negeri 1 Balikpapan pernah memperoleh Adiwiyata Pratama Tingkat Nasional pada tahun 2009. dan berbagai penghargaan lainnya.
Baca Juga: Kepala Dinas Nakertrans Kubar Ditahan Kejari, Kasus Korupsi kWh Meter Rugikan Negara Rp 5,2 Miliar
SPENSA, Lebih dari Sekadar Sekolah
SPENSA bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi bagian penting dari sejarah dan budaya Balikpapan.
Keberadaannya sebagai potensi cagar budaya memberikan nilai tambah bagi sekolah ini.
Upaya Pelestarian SPENSA
Dengan segala keunikan dan nilai historisnya, upaya pelestarian SPENSA menjadi sangat penting. Selain sebagai tempat belajar, gedung ini juga bisa menjadi sarana edukasi sejarah bagi masyarakat luas.
SPENSA, Inspirasi bagi Generasi Muda
Kisah SPENSA menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menghargai sejarah dan menjaga warisan budaya.
Semangat belajar yang tinggi dipadukan dengan rasa cinta terhadap sejarah akan membentuk generasi yang berkarakter dan berwawasan luas.
Baca Juga: Presiden dan Wapres Akan Pisah Tempat Saat Upacara HUT RI,Cek Dimana Saja?
Masa Depan SPENSA
Dengan statusnya sebagai potensi cagar budaya, diharapkan SPENSA akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan dan pariwisata di Balikpapan.
Dukungan Masyarakat untuk SPENSA
Mari bersama-sama mendukung upaya pelestarian SPENSA. Dengan menjaga dan merawat bangunan bersejarah ini, kita turut berkontribusi dalam melestarikan warisan budaya bangsa.
Baca Juga: PBNU Ormas Pertama Yang Ajukan IUPK,Ormas Keagamaan Yang Lain?
SPENSA, Warisan Berharga untuk Masa Depan
SPENSA adalah bukti nyata bahwa sejarah dan pendidikan dapat berjalan beriringan. Sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga jendela untuk melihat masa lalu dan merajut mimpi untuk masa depan.
Editor : Arya Kusuma