Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Perkuat Komitmen Sosial, PLN UIP KLT Salurkan Santunan Ramadan di Samarinda

Arya Kusuma • Jumat, 27 Februari 2026 | 08:32 WIB

General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo bersama jajaran manajemen dan penerima manfaat usai penyerahan santunan Ramadan 1447 H di UPP KLT 3, Samarinda.
General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo bersama jajaran manajemen dan penerima manfaat usai penyerahan santunan Ramadan 1447 H di UPP KLT 3, Samarinda.

Ikhtisar: PLN UIP KLT memanfaatkan Ramadan sebagai ruang berbagi dengan menyalurkan santunan kepada anak penerima manfaat sekaligus memperkuat komitmen sosial di tengah pembangunan infrastruktur kelistrikan Kalimantan Bagian Timur.

Balikpapan TV - Hai Cess! Ramadan kali ini dimaknai berbeda oleh insan PLN UIP KLT. Kada cuma soal ibadah personal, tapi juga jadi momentum memperluas dampak sosial lewat santunan kepada anak-anak penerima manfaat di lingkungan proyek.

Penasaran kenapa kegiatan sederhana ini punya makna dalam? Simak sampai tuntas Cess, karena di balik acara santunan, terselip pesan kuat tentang pembangunan yang kada cuma fokus pada proyek fisik, tapi juga nilai kemanusiaan.

Baca Juga: Infrastruktur Listrik PLN di Aceh Selatan Mulai Beroperasi, Pasokan Listrik Kini Lebih Stabil untuk Masyarakat dan Layanan Publik

Kenapa Ramadan Jadi Momen Berbagi bagi PLN di Kalimantan Timur?

Ramadan dijadikan ruang memperkuat komitmen sosial perusahaan. Itu inti dari kegiatan silaturahmi sekaligus santunan yang digelar di lingkungan PLN UPP KLT 3 pada Kamis (20 Februari 2026).

Acara berlangsung hangat. Kada berjarak. General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo hadir langsung bersama jajaran Senior Manager dan Ketua YBM PLN UIP KLT.

Santunan diserahkan simbolis kepada 10 anak penerima manfaat. Momen sederhana, tapi terasa dalam. Ada nuansa kebersamaan di sana. Nah, Ramadan sih memang selalu jadi waktu yang pas untuk menguatkan rasa syukur sekaligus berbagi, pahamlah ikam.

Apa Makna Santunan bagi Insan PLN?

Santunan ini bukan sekadar agenda rutin. Ia jadi simbol tanggung jawab sosial perusahaan.

"Ramadan menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap amanah dalam pekerjaan adalah bagian dari ibadah. Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur melalui pencapaian fisik proyek, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran kita mampu memberikan dampak positif dan nilai tambah bagi sesama," tegas Basuki Widodo dalam sambutannya.

Pernyataan itu menegaskan satu hal. Infrastruktur listrik memang penting, tapi dampak sosial jauh lebih luas. Kada cukup membangun jaringan, tapi juga harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo menyerahkan bantuan Ramadan secara simbolis kepada salah satu penerima manfaat di UPP KLT 3, Samarinda.
General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo menyerahkan bantuan Ramadan secara simbolis kepada salah satu penerima manfaat di UPP KLT 3, Samarinda.

Apakah Pembangunan Listrik Hanya Soal Target Teknis?

Jawabannya jelas kada. Basuki menekankan bahwa pembangunan jaringan transmisi dan gardu induk di Kalimantan Bagian Timur memiliki dimensi kemaslahatan. Artinya, proyek kelistrikan bukan sekadar mengejar target teknis atau angka progres.

Ini tentang menghadirkan manfaat, menghadirkan kehadiran yang terasa, dan memastikan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat luas. Pembangunan jadi bermakna ketika manfaatnya dirasakan, nah itu sudah.

Seberapa Penting Dukungan Moral dari Masyarakat?

Dukungan moral ternyata dianggap krusial. Basuki juga menyampaikan, “Kami meyakini bahwa doa-doa tulus yang dipanjatkan hari ini menjadi kekuatan bagi kami untuk terus melangkah. Semoga setiap proses pembangunan jaringan listrik senantiasa diberikan kelancaran, aspek keselamatan yang terjaga, serta keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.”

Doa dari masyarakat, termasuk anak-anak penerima santunan, dipandang sebagai energi tambahan menghadapi kompleksitas proyek kelistrikan. Bukan cuma mesin dan teknologi yang bekerja, tapi ada harapan dan kepercayaan juga di dalamnya

Bagaimana Ramadan Menguatkan Semangat Kerja Insan PLN?

Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Suasananya hangat. Kekeluargaan terasa.

Momentum Ramadan diharapkan memperkuat semangat insan PLN UIP KLT untuk terus bekerja amanah dan profesional. Bukan sekadar kerja, tapi kerja yang membawa manfaat, berdampak, dan punya nilai sosial.

Nah, di sinilah Ramadan jadi ruang refleksi sekaligus penguat komitmen. Kada cuma sibuk proyek pang, tapi juga memastikan keberadaan perusahaan memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

Poin Penting dari Kegiatan Ini:

1. Ramadan dimanfaatkan sebagai momentum sosial oleh PLN UIP KLT.

2. Santunan diberikan kepada 10 anak penerima manfaat.

3. Pembangunan listrik dimaknai sebagai tanggung jawab sosial.

4. Doa masyarakat dianggap sebagai kekuatan moral.

5. Semangat amanah dan profesional diperkuat melalui kegiatan Ramadan.

Insight: Kegiatan seperti ini menunjukkan pembangunan kada hanya tentang fisik. Infrastruktur memang penting, tapi relasi sosial sama berharganya. Di Balikpapan dan Kalimantan Timur, pendekatan humanis seperti ini bisa membangun kepercayaan publik. Kada perlu megah, yang penting konsisten. Nah, pendekatan sederhana tapi berdampak ini bisa jadi fondasi kuat dalam menjaga hubungan jangka panjang antara proyek besar dan masyarakat sekitar, pahamlah ikam.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham makna pembangunan yang menyentuh sisi kemanusiaan!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

FAQ

1. Apa tujuan santunan yang diberikan PLN UIP KLT?
Santunan menjadi bentuk tanggung jawab sosial sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar proyek.

2. Berapa anak yang menerima santunan?
Sebanyak 10 anak menerima bantuan secara simbolis dalam kegiatan tersebut.

3. Mengapa Ramadan dipilih sebagai momen kegiatan?
Ramadan dianggap waktu yang tepat untuk memperkuat nilai ibadah, kepedulian, dan semangat berbagi.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Terkini
Koneksi Informasi Terkini

Editor : Arya Kusuma
#santunan ramadan #Pln uip klt #PLN UPP KLT 3 #ramadan #Basuki Widodo