Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Jangkau 5.245 Desa BRILiaN, BRI Perkuat Ekonomi Desa Lewat UMKM Berkelanjutan

Arya Kusuma • Kamis, 29 Januari 2026 | 19:27 WIB

BRI mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui program pemberdayaan desa di Kampung Koboy, Desa Cisarua, Bogor.
BRI mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui program pemberdayaan desa di Kampung Koboy, Desa Cisarua, Bogor.

Ikhtisar: BRI memperkuat ekonomi desa lewat Desa BRILiaN, digitalisasi, UMKM, dan kolaborasi berkelanjutan demi pemerataan nasional.

Balikpapan TV - Hai Cess! Pembangunan ekonomi dari desa kembali digenjot. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI konsisten mendorong penguatan desa sebagai fondasi ekonomi nasional melalui program Desa BRILiaN yang terus meluas hingga ke berbagai penjuru Indonesia.

Langkah ini bukan sekadar program seremonial. Hingga akhir 2025, Desa BRILiaN telah menjangkau 5.000 desa. Angka itu menandai keseriusan BRI membangun ekonomi inklusif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat desa masa kini.

Penasaran bagaimana desa bisa naik kelas lewat pendekatan yang rapi tapi tetap membumi? Ikuti terus bahasan berikut sampai tuntas, Cess!

Baca Juga: BRI Dorong UMKM Indonesia Naik Kelas! LinkUMKM Jadi Ruang Belajar dan Pendampingan Pengusaha UMKM Berbasis Digital

Apa peran Desa BRILiaN dalam penguatan ekonomi desa?

Desa BRILiaN diposisikan sebagai model pengembangan desa berbasis potensi lokal dan SDGs. Program ini mendorong desa menjadi pusat aktivitas ekonomi yang produktif, mandiri, dan terhubung dengan ekosistem modern.

Sejak diluncurkan pada 2020, BRI memfokuskan Desa BRILiaN pada penguatan struktur ekonomi desa. BUMDesa dan koperasi desa diperkuat agar mampu mengelola potensi setempat secara profesional dan berkelanjutan.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menghadirkan role model desa dengan kepemimpinan unggul serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan yang solid.

Aktivitas Desa BRILiaN sebagai motor ekonomi desa.
Aktivitas Desa BRILiaN sebagai motor ekonomi desa.

Bagaimana empat pilar Desa BRILiaN dijalankan?

Empat pilar utama menjadi fondasi program ini. Pilar pertama menekankan penguatan BUMDesa dan koperasi desa sebagai motor ekonomi lokal yang terorganisir.

Pilar digitalisasi membuka akses desa ke teknologi dan pasar yang lebih luas. Desa didorong memanfaatkan sistem digital agar proses usaha lebih efisien dan transparan.

Sustainability dan inovasi melengkapi pendekatan ini. Desa diarahkan mengelola sumber daya secara berkelanjutan sekaligus berani menciptakan terobosan sesuai karakter lokal, pahamlah ikam…

Mengapa BRI mengaitkan desa dengan ekosistem UMKM?

Desa dan UMKM memiliki hubungan erat. BRI mengembangkan lebih dari 42 ribu klaster usaha sebagai ruang kolaborasi dan peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal.

Melalui LinkUMKM, BRI menghubungkan pelaku UMKM dengan pasar, mitra, dan layanan keuangan. Hingga 2025, 14,98 juta pelaku UMKM telah memanfaatkan platform ini untuk memperluas jangkauan usaha.

Penguatan ini diperkuat dengan 54 Rumah BUMN dan 18.218 pelatihan yang mencakup literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi. Nah’ itu sudah, dukungan nyata yang terasa di lapangan!

BRI terus memperluas program Desa BRILiaN untuk mendorong penguatan ekonomi lokal.
BRI terus memperluas program Desa BRILiaN untuk mendorong penguatan ekonomi lokal.

Baca Juga: Forum WEF Davos 2026, Hery Gunardi Direktur Utama BRI Menyampaikan Pandangan, Membaca Peluang Fintech Indonesia di Panggung Global

Apa dampak jangka panjang bagi pembangunan nasional?

Program Desa BRILiaN sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya pembangunan dari desa dan dari bawah. Desa ditempatkan sebagai pelaku utama, bukan sekadar objek pembangunan.

Menurut Akhmad Purwakajaya, penguatan desa merupakan bagian tak terpisahkan dari strategi ekonomi nasional berkelanjutan. BRI berperan sebagai jembatan antara desa dan ekonomi modern.

Dengan pendekatan ini, desa diharapkan mampu mengoptimalkan potensi secara mandiri dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat pemerataan ekonomi nasional.

Insight: Program Desa BRILiaN menunjukkan bahwa pembangunan desa memerlukan strategi terintegrasi. Penguatan kelembagaan, digitalisasi, dan kolaborasi UMKM menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh. Manfaatnya terasa langsung bagi masyarakat desa sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional secara berkeadilan.

Bagikan jua artikel ini ke kawalan ikam supaya makin banyak yang paham arah pembangunan desa hari ini, Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”

FAQ

1. Apa itu Program Desa BRILiaN?

Program pemberdayaan desa BRI berbasis potensi lokal dan SDGs.

2. Berapa desa yang telah dijangkau hingga 2025?

Sebanyak 5.000 desa di seluruh Indonesia.

3. Siapa yang menyampaikan komitmen program ini?

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Terkini
Koneksi Informasi Terkini

Editor : Arya Kusuma
#bri #pemberdayaan desa #Desa BRILiaN #umkm #BUMDesa