Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

BRI Dorong UMKM Indonesia Naik Kelas! LinkUMKM Jadi Ruang Belajar dan Pendampingan Pengusaha UMKM Berbasis Digital

Arya Kusuma • Rabu, 28 Januari 2026 | 13:25 WIB

Tampilan platform LinkUMKM sebagai pusat pelatihan dan pendampingan UMKM digital.
Tampilan platform LinkUMKM sebagai pusat pelatihan dan pendampingan UMKM digital.

Ikhtisar: BRI melalui LinkUMKM mendorong jutaan UMKM Indonesia naik kelas lewat pelatihan digital terintegrasi, pendampingan usaha, dan perluasan pasar.

Balikpapan TV - Hai Cess!
BRI kembali menegaskan perannya dalam pemberdayaan ekonomi rakyat lewat penguatan UMKM berbasis digital. Melalui platform LinkUMKM, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk membuka akses pelatihan, pendampingan, hingga promosi usaha dalam satu ekosistem daring yang saling terhubung dan mudah dijangkau pelaku usaha di berbagai daerah.

Sejak diluncurkan pada 2021, LinkUMKM tumbuh menjadi ruang belajar sekaligus teman jalan bagi UMKM Indonesia. Hingga akhir 2025, lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM telah memanfaatkan platform ini untuk meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, dan mempercepat proses naik kelas. Penasaran bagaimana cara kerjanya dan kenapa platform ini relevan untuk pelaku usaha hari ini? Baca terus sampai habis Cess!.

Apa peran LinkUMKM dalam mendampingi UMKM Indonesia?

LinkUMKM dirancang sebagai sarana pendampingan usaha berbasis digital yang menjawab kebutuhan nyata pelaku UMKM di lapangan. BRI memposisikan platform ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi sebagai ekosistem yang membantu UMKM mengelola usaha secara lebih terstruktur, mulai dari pengetahuan dasar hingga penguatan kapasitas lanjutan.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan bahwa LinkUMKM dikembangkan agar pelaku usaha lebih mudah mengakses informasi pasar dan meningkatkan kemampuan administrasi. Fokusnya jelas, mendukung pengelolaan usaha yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis.

“LinkUMKM membuka kesempatan bagi setiap pelaku usaha untuk mengikuti pelatihan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan bisnis, mulai dari penguatan dasar usaha hingga peningkatan kapasitas untuk naik kelas. Kami berharap platform ini dapat membantu UMKM mengelola usahanya secara lebih terstruktur dan adaptif terhadap perubahan,” ujar Akhmad.

Baca Juga: Forum WEF Davos 2026, Hery Gunardi Direktur Utama BRI Menyampaikan Pandangan, Membaca Peluang Fintech Indonesia di Panggung Global

Bagaimana fitur UMKM Smart membantu pelaku usaha naik kelas?

UMKM Smart menjadi pintu awal bagi pelaku usaha mengenali posisi bisnisnya. Melalui fitur Self-Assessment Naik Kelas, pelaku UMKM dapat menilai kapasitas usaha menggunakan sistem scoring digital yang mudah dipahami dan aplikatif.

Setelah penilaian, pelaku usaha diarahkan ke Coaching Clinic. Di sini tersedia ruang konsultasi bisnis yang mempertemukan UMKM dengan mentor dan coach profesional. Pendekatannya praktis, langsung ke kebutuhan usaha yang dihadapi sehari-hari, pahamlah ikam soal pentingnya pendampingan tepat sasaran.

Berdasarkan hasil penilaian, sistem akan merekomendasikan pelatihan sesuai kelas usaha, baik tradisional, berkembang, maupun modern. Saat ini tersedia lebih dari 690 modul pembelajaran yang dirancang untuk memperkuat soft skill dan hard skill pelaku UMKM secara berkelanjutan.

Mengapa Etalase Digital dan Rumah BUMN saling terhubung?

LinkUMKM tidak berhenti di penguatan kapasitas. Untuk urusan pasar, Etalase Digital hadir sebagai ruang promosi produk UMKM agar menjangkau segmen yang lebih luas. Produk pelaku usaha dapat ditampilkan secara daring, sehingga peluang dikenal pasar semakin terbuka.

Koneksi dengan jaringan Rumah BUMN memperkuat ekosistem ini. Rumah BUMN berperan sebagai simpul pendampingan yang mendukung peningkatan kapasitas dan kapabilitas UMKM di berbagai daerah, termasuk penguatan jejaring usaha.

Kombinasi Etalase Digital dan Rumah BUMN menciptakan rantai nilai yang saling menguatkan. UMKM tidak hanya belajar, tetapi juga didorong untuk tampil dan berkembang di pasar yang lebih kompetitif, nah’ itu sudah, ekosistemnya jalan bareng.

Apa manfaat fitur Komunitas dan UMKM Media bagi UMKM?

Fitur Komunitas disediakan sebagai ruang kolaborasi antar pelaku UMKM. Di sini, pelaku usaha dapat berbagi pengalaman, bertukar insight, dan membangun jejaring secara organik. Pendekatannya inklusif, mendorong tumbuhnya solidaritas antar pelaku usaha.

Sementara itu, UMKM Media menghadirkan informasi inspiratif, berita terkini, dan infografis edukatif yang relevan dengan kebutuhan usaha mikro. Kontennya dirancang ringan namun berbobot, sehingga mudah dipahami dan aplikatif.

Kombinasi Komunitas dan UMKM Media memperkaya pengalaman belajar UMKM. Informasi tidak hanya satu arah, tetapi tumbuh dari interaksi dan pengalaman bersama, membuat proses penguatan usaha terasa lebih dekat dengan realita lapangan.

Insight: LinkUMKM menunjukkan bahwa transformasi digital UMKM tidak harus rumit. Dengan pendekatan terintegrasi, pelaku usaha dibantu mengenali kapasitas, belajar sesuai kebutuhan, hingga memperluas pasar. Bagi UMKM, ini bukan sekadar platform, tetapi partner tumbuh yang mendorong usaha lebih rapi, adaptif, dan berkelanjutan di tengah perubahan zaman.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak pelaku UMKM paham peluang digital yang tersedia Cess!.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

FAQ

Apa itu LinkUMKM yang dikembangkan BRI?
LinkUMKM adalah platform digital pendampingan usaha yang menyediakan pelatihan, konsultasi, dan promosi bagi UMKM Indonesia.

Siapa saja yang dapat memanfaatkan LinkUMKM?
Seluruh pelaku UMKM di Indonesia dapat mengakses LinkUMKM sesuai tahapan dan kebutuhan bisnis masing-masing.

Bagaimana cara mengakses LinkUMKM?
Informasi dan akses LinkUMKM tersedia melalui situs resmi linkumkm.id serta aplikasi mobile di Playstore.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Terkini
Koneksi Informasi Terkini

Editor : Arya Kusuma
#rumah BUMN #UMKM Indonesia #LinkUMKM #etalase digital #bri