Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

PLN Sukses Operasikan Jalur Kedua Pangkalan Brandan-Langsa, Listrik Aceh Kian Stabil

Arya Kusuma • Sabtu, 3 Januari 2026 | 07:48 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! PLN resmi mengoperasikan jalur kedua jaringan transmisi 150 kV Pangkalan Brandan-Langsa pada Selasa (30 Desember 2025). Pengoperasian ini melengkapi jalur pertama yang lebih dulu aktif dan menjadi langkah krusial dalam memperkuat interkoneksi Sumatra–Aceh pascabencana banjir bandang dan tanah longsor.

Langkah ini bukan sekadar teknis, tapi berdampak langsung pada keandalan pasokan listrik Aceh yang kini semakin stabil. Penasaran kenapa pengoperasian jalur kedua ini dinilai strategis dan berpengaruh besar bagi masyarakat? Simak terus sampai akhir Cess!

Baca Juga: Huntara Aceh Tamiang Siap Dihuni! PLN Pastikan Listrik Menyala di Semua Rumah dan Fasilitas Umum

Kenapa jalur kedua transmisi Pangkalan Brandan Langsa penting?

Tampak dari udara jaringan transmisi 150 kV Pangkalan Brandan-Langsa jalur 2 yang memperkuat pasokan listrik ke wilayah Aceh pascabencana.
Tampak dari udara jaringan transmisi 150 kV Pangkalan Brandan-Langsa jalur 2 yang memperkuat pasokan listrik ke wilayah Aceh pascabencana.

Pengoperasian jalur kedua transmisi 150 kV ini menjadi penopang utama keandalan sistem listrik Aceh. Dengan dua jalur aktif, sistem interkoneksi Sumatra-Aceh kini lebih kuat dan tidak bergantung pada satu lintasan saja. Kondisi ini membuat pasokan listrik lebih stabil, terutama setelah wilayah tersebut sempat terdampak bencana alam yang memicu gangguan sistem.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah. PLN dituntut menghadirkan sistem kelistrikan yang lebih andal demi mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

“Beroperasinya jalur Pangkalan Brandan–Langsa jalur 2 ini menjadi bagian penting dari langkah pemulihan sistem kelistrikan dan penguatan transmisi pascabencana agar pasokan listrik ke wilayah Aceh semakin andal,” ujarnya.

Bagi masyarakat, penguatan ini berarti aktivitas harian, layanan publik, hingga fasilitas vital bisa berjalan tanpa khawatir gangguan listrik. Nah, di situ sudah kelihatan dampak nyatanya, pahamlah ikam.

Bagaimana peran PLN dalam pemulihan kelistrikan pascabencana?

Proses pendirian tower transmisi 150 kV Pangkalan Brandan-Langsa jalur 2 di wilayah Aceh.
Proses pendirian tower transmisi 150 kV Pangkalan Brandan-Langsa jalur 2 di wilayah Aceh.

PLN memosisikan pengoperasian jalur transmisi ini sebagai bagian dari transformasi pemulihan sistem kelistrikan. Tidak hanya memulihkan kondisi yang sempat terisolasi akibat bencana, tetapi juga memperkuat infrastruktur agar lebih tahan menghadapi risiko ke depan. Sistem yang kembali berlapis membuat distribusi daya lebih terjaga.

Darmawan juga menekankan pentingnya kolaborasi di lapangan, “Sinergi lintas pihak menjadi kunci percepatan di lapangan. Kami mengapresiasi pemerintah daerah, TNI, Polri, serta partisipasi masyarakat yang membantu tim PLN.” Kerja bareng ini mempercepat setiap tahapan pekerjaan, dari pemulihan hingga pengoperasian penuh.

Buat bubuhan di Aceh, kolaborasi ini terasa langsung. Listrik yang stabil bukan cuma soal terang, tapi juga rasa aman untuk bangkit lagi pascabencana, nah’ itu sudah.

Apa dampak teknis penguatan interkoneksi Aceh-Sumatra?

General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, menjelaskan bahwa pengoperasian penuh transmisi Pangkalan Brandan–Langsa memperkuat interkoneksi Aceh-Sumatra. Sistem yang berlapis membantu meminimalkan potensi gangguan dan menjaga stabilitas penyaluran daya secara menyeluruh.

“Dengan sistem yang kembali berlapis, stabilitas penyaluran daya dapat dijaga dengan lebih baik, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan ke depan,” jelas Amiruddin. Artinya, jika satu jalur mengalami kendala, jalur lain tetap bisa menopang pasokan.

Sebelumnya, PLN juga mengoperasikan jalur kedua transmisi Arun–Bireuen. Rangkaian penguatan ini menunjukkan fokus PLN pada sisi transmisi sebagai tulang punggung sistem kelistrikan Aceh, ya’kalo dipikir, pahamlah ikam.

Bagaimana respons pemerintah daerah terhadap langkah PLN?

Pemerintah Aceh menyambut positif langkah PLN ini. Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan apresiasi atas kerja keras PLN dalam memulihkan dan memperkuat sistem kelistrikan di wilayahnya. Menurutnya, keandalan listrik menjadi fondasi penting dalam pemulihan pascabencana.

“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan apresiasi kepada PLN atas upaya berkelanjutan dalam memulihkan sekaligus memperkuat keandalan listrik Aceh,” kata Fadhlullah. Ia menilai listrik yang andal sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas masyarakat dan layanan publik.

Selain itu, penguatan interkoneksi ini juga menopang aktivitas ekonomi agar berjalan berkelanjutan. Dampaknya luas, dari rumah tangga hingga fasilitas vital, dan itu terasa nyata bagi kekawalan di Aceh.

Baca Juga: Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tetap, PLN Tegaskan Komitmen Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan

Ikhtisar

PLN resmi mengoperasikan jalur kedua transmisi 150 kV Pangkalan Brandan-Langsa untuk memperkuat interkoneksi Sumatra-Aceh pascabencana. Langkah ini meningkatkan stabilitas pasokan listrik, meminimalkan potensi gangguan, serta mendukung pemulihan aktivitas masyarakat dan ekonomi. Kolaborasi lintas pihak menjadi kunci percepatan, dengan dukungan penuh pemerintah daerah dan stakeholder terkait.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam dan kekawalan ikam supaya makin banyak yang paham pentingnya penguatan listrik pascabencana Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

 

FAQ

1. Apa fungsi jalur kedua transmisi Pangkalan Brandan–Langsa?

Untuk memperkuat keandalan sistem listrik Aceh dengan membuat jaringan transmisi lebih berlapis dan stabil.

2. Siapa saja yang terlibat dalam pengoperasian jalur ini?

PLN bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat di lapangan.

3. Apa dampaknya bagi masyarakat Aceh?

Pasokan listrik lebih andal untuk mendukung aktivitas harian, layanan publik, dan pemulihan ekonomi.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Petugas PLN mendirikan tower transmisi Pangkalan Brandan-Langsa jalur 2 di tengah medan berlumpur.
Petugas PLN mendirikan tower transmisi Pangkalan Brandan-Langsa jalur 2 di tengah medan berlumpur.

Editor : Arya Kusuma
#pasokan listrik #aceh #transmisi 150 kV #pln #Transmisi Pangkalan Brandan Langsa