Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Perjalanan Nataru Pakai Mobil Listrik Makin Nyaman, Ini Cerita Pemudik dan Kesiapan PLN

Arya Kusuma • Senin, 29 Desember 2025 | 11:01 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 makin terasa beda. Perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan listrik atau electric vehicle kian diminati karena dinilai nyaman, efisien, dan didukung infrastruktur pengisian daya yang semakin merata di berbagai jalur utama. PLN pun mencatat tren ini sebagai sinyal positif pergeseran gaya berkendara masyarakat.

Penasaran kenapa perjalanan Nataru pakai mobil listrik makin diminati, bagaimana pengalaman para pengguna di lapangan, serta apa saja kesiapan PLN menghadapi lonjakan pemudik EV tahun ini? Yuk, baca terus sampai habis Cess!

Baca Juga: Relawan PLN Hadir di Aceh, Pulihkan Trauma Anak Pascabencana dengan Sentuhan Humanis

Kenapa perjalanan Nataru pakai mobil listrik makin diminati?

Perjalanan Nataru menggunakan kendaraan listrik kini dianggap lebih tenang dan praktis. Pengguna EV merasa tidak lagi dihantui kekhawatiran soal pengisian daya karena fasilitas SPKLU tersedia di banyak titik strategis, baik di ruas tol maupun non-tol. Kondisi ini membuat perjalanan jarak jauh terasa lebih terencana.

Pengalaman itu dirasakan Ufi Desi Fatmawati, pengguna EV asal Depok yang melakukan perjalanan menuju Purwokerto. Ia menyebut keberadaan SPKLU di sepanjang jalur mudik memberi rasa aman selama perjalanan. Fasilitas pengisian daya yang mudah diakses membuat perjalanan terasa lebih santai, pahamlah ikam.

“Dukungan SPKLU-nya sudah semakin banyak, kita tidak terlalu worry mengenai kapan dan di mana melakukan charging kendaraan kita,” ujarnya saat ditemui di Rest Area Tol 228A Kanci–Pejagan.

Bagaimana kenyamanan berkendara mobil listrik di jalur mudik?

Kenyamanan menjadi alasan kuat pemudik memilih kendaraan listrik. Karakter berkendara yang halus membuat perjalanan panjang terasa lebih ringan, terutama saat melintasi jalur padat. Getaran yang minim membuat pengemudi lebih fokus dan tidak cepat lelah.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo meninjau layanan pengisian daya kendaraan listrik di Rest Area KM 275A Tol Trans Jawa, Tegal, Jawa Tengah, Rabu (24 Desember 2025).
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo meninjau layanan pengisian daya kendaraan listrik di Rest Area KM 275A Tol Trans Jawa, Tegal, Jawa Tengah, Rabu (24 Desember 2025).

Hal ini dirasakan David Sulistio yang mudik dari Jakarta Utara menuju Cirebon. Menurutnya, sensasi berkendara EV jauh berbeda dibanding mobil berbahan bakar minyak. Perjalanan terasa lebih mulus dan stabil di berbagai kondisi jalan.

“Saya rasain dari mobil listrik sama mobil bensin, lebih enak mobil listrik sih. Karena dari segi perjalanan itu lebih smooth,” jelasnya saat mengisi daya di SPKLU Center Cirebon. Nah’ itu sudah, beda rasa memang kerasa.

Seberapa efisien kendaraan listrik untuk perjalanan jarak jauh?

Efisiensi biaya menjadi nilai tambah kendaraan listrik. Pengguna EV menilai pengeluaran selama perjalanan lebih terkontrol, apalagi dengan dukungan fast charging yang mempercepat waktu pengisian daya. Waktu berhenti bisa lebih singkat dan perjalanan kembali dilanjutkan.

Ismanto, pemudik dari Indramayu ke Cirebon, merasakan langsung keuntungan tersebut. Ia menyebut pengisian daya tidak harus penuh, cukup menyesuaikan kebutuhan perjalanan. Cara ini dinilai praktis dan efisien.

“Menurut saya sih efisien. Karena di sini ada fast charging, saya ngecas enggak pernah penuh,” ujarnya. Ya’kalo sudah gini, pahamlah ikam kenapa EV makin dilirik.

Tips singkat perjalanan jauh pakai EV:

1. Isi daya sejak dari rumah sebelum berangkat.

2. Manfaatkan SPKLU di rest area dan kantor PLN.

3. Gunakan fast charging sesuai kebutuhan perjalanan.

Apa kesiapan PLN menghadapi lonjakan pemudik EV Nataru?

PLN memproyeksikan lonjakan signifikan pemudik EV roda empat pada Nataru 2025/2026. Jumlahnya diperkirakan meningkat sekitar 2,2 kali lipat dibanding tahun sebelumnya, dari 12.183 kendaraan menjadi sekitar 26.000 kendaraan listrik.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan proyeksi ini menjadi dasar penguatan layanan pengisian daya. PLN menambah jumlah SPKLU menjadi 4.516 unit di 2.935 titik strategis di seluruh Indonesia.

“Kami memproyeksikan jumlah pengguna kendaraan listrik pada Nataru kali ini meningkat lebih dari dua kali lipat,” pungkasnya.

PLN juga menyiapkan 1.515 unit SPKLU di jalur mudik Sumatra–Jawa–Bali, didukung 15 unit SPKLU mobile dan lebih dari 5.000 petugas siaga 24 jam.

Baca Juga: PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh, Jalur Kedua Transmisi Arun-Bireuen Resmi Beroperasi

Kesimpulan Singkat:

Perjalanan Nataru menggunakan kendaraan listrik kian diminati berkat kenyamanan, efisiensi, dan dukungan SPKLU yang semakin luas. PLN memperkuat infrastruktur dan layanan pengisian daya untuk memastikan perjalanan pemudik EV tetap aman dan nyaman.

Yuk, bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam dan kekawalan ikam supaya makin banyak yang paham kesiapan EV saat Nataru Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”

 

FAQ

1. Kenapa kendaraan listrik cocok untuk perjalanan Nataru?

Karena nyaman, efisien, dan didukung SPKLU di jalur utama mudik.

2. Di mana saja SPKLU tersedia selama Nataru?

Tersebar di ruas tol, non-tol, rest area, dan kantor PLN di titik strategis.

3. Apakah PLN menyiapkan layanan darurat EV?

Ya, PLN menyiapkan SPKLU mobile dan petugas siaga 24 jam.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

David Sulistio, pemudik asal Jakarta Utara, mengisi daya kendaraan listrik di SPKLU Center Cirebon, Selasa (23 Desember 2025).
David Sulistio, pemudik asal Jakarta Utara, mengisi daya kendaraan listrik di SPKLU Center Cirebon, Selasa (23 Desember 2025).

Editor : Arya Kusuma
#pemudik #nataru #kendaraan listrik #pln #spklu #mobil listrik #ev