Balikpapan TV - Hai Cess! BRI Group sebagai bagian dari ekosistem Danantara kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya melalui kegiatan bertajuk Satukan Langkah untuk Sumatra. Aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas dan gotong royong untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatra, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-130 BRI yang jatuh pada 16 Desember 2025.
Kegiatan yang berlangsung sederhana namun sarat makna ini bukan cuma soal seremoni. Ada gerak nyata, ada langkah bersama, ada kepedulian yang diwujudkan secara langsung. Nah, biar ikam dapat gambaran utuh dan pahamlah ikam kenapa aksi ini jadi perhatian banyak bubuhan, baca terus sampai akhir Cess!
Apa makna “Satukan Langkah untuk Sumatra” bagi BRI Group?
Kegiatan Satukan Langkah untuk Sumatra menjadi simbol kebersamaan seluruh elemen BRI Group dalam merespons bencana alam yang melanda wilayah Sumatra. Digelar di Kantor Pusat BRI, Jakarta, pada Minggu 21 Desember 2025, kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi BRI Group, mulai dari Komisaris Utama Kartika Wirjoatmodjo hingga Direktur Utama Hery Gunardi bersama Dewan Komisaris dan Direksi lainnya.
Kehadiran para pimpinan ini menegaskan bahwa aksi kemanusiaan tidak berhenti di level kebijakan. BRI Group memilih turun langsung, berjalan bersama, dan terlibat aktif. Pendekatannya kolektif, mengedepankan nilai solidaritas dan kepedulian sosial yang selama ini menjadi napas BRI.
Menurut Direktur Utama BRI Hery Gunardi, kegiatan ini lahir dari semangat kebersamaan Insan BRILiaN. “Aksi sosial ini lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial Insan BRILiaN. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.
Bagaimana konsep jalan sehat ini berubah jadi bantuan nyata?
Sejak pukul 06.00 hingga 10.00 WIB, sebanyak 5.000 peserta mengikuti jalan sehat dengan rute sejauh 5 kilometer. Jika dihitung, jarak tersebut setara dengan sekitar 7.500 langkah. Setiap langkah peserta dikonversi menjadi donasi senilai Rp1.300, sebuah konsep sederhana tapi berdampak besar.
Dari hitungan tersebut, kegiatan ini diproyeksikan mampu menghimpun dana hingga Rp50 miliar. Dana itu bukan sekadar angka di laporan, melainkan akan disalurkan untuk pembangunan infrastruktur pascabencana yang benar-benar dibutuhkan masyarakat terdampak.
Selain mendorong gaya hidup sehat, jalan sehat ini menjadi ruang perjumpaan sosial. Ada semangat kebersamaan yang terasa. Jalan bareng, tujuan sama. Nah’ itu sudah, sederhana tapi bermakna pahamlah ikam.
Bantuan apa saja yang disiapkan untuk wilayah terdampak di Sumatra?
Melalui program BRI Peduli, bantuan pemulihan difokuskan pada wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di Aceh, BRI menyiapkan renovasi fasilitas pendidikan, puskesmas, layanan publik, serta perbaikan sistem air bersih dan sanitasi. Fokusnya jelas, mendukung kebutuhan dasar masyarakat.
Di Sumatera Utara, program diarahkan pada renovasi sekolah dasar dan puskesmas terdampak banjir maupun longsor, termasuk perbaikan sarana air bersih dan sanitasi. Sementara di Sumatera Barat, pemulihan difokuskan pada perbaikan ruang kelas, fasilitas kesehatan tingkat pertama, rehabilitasi drainase, serta akses jalan lingkungan.
Tak hanya itu, bantuan pembangunan hunian sementara juga disalurkan, khususnya di Aceh dan Sumatera Utara. Pendekatan ini menunjukkan perhatian BRI pada pemulihan jangka menengah, bukan sekadar respons sesaat.
Seberapa luas dampak aksi kemanusiaan BRI hingga akhir 2025?
Hingga 18 Desember 2025, BRI Group telah melaksanakan 40 aksi tanggap darurat di wilayah terdampak bencana Sumatra. Aksi ini didukung oleh 5 unit posko darurat yang berfungsi sebagai pusat koordinasi relawan, distribusi bantuan, dan layanan kemanusiaan.
Bantuan yang disalurkan mencakup 3.250 paket makanan siap santap, 63.500 paket sembako, 700 paket survival kit, serta 1.680 unit kasur dan selimut. Untuk mendukung kesehatan dan sanitasi, didistribusikan pula 23 truk air bersih, 3.800 paket obat-obatan, dan 5.800 unit peralatan kebersihan.
Secara keseluruhan, program ini telah menjangkau 70.550 jiwa dengan total nilai bantuan mencapai Rp11,68 miliar. “BRI yang menjadi bagian ekosistem dari Danantara berharap dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkesinambungan bagi masyarakat terdampak bencana,” tegas Hery Gunardi.
Ikhtisar Singkat
BRI Group melalui Satukan Langkah untuk Sumatra menghadirkan aksi kemanusiaan berbasis solidaritas, mulai dari jalan sehat hingga bantuan pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Gerakan ini menegaskan peran BRI yang hadir sejak fase darurat hingga pemulihan jangka panjang. Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam dan kekawalan ikam supaya makin banyak yang pahamlah ikam tentang gerak nyata ini, Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"
FAQ
Apa tujuan utama kegiatan Satukan Langkah untuk Sumatra?
Untuk menghimpun bantuan kemanusiaan dan mendukung pemulihan infrastruktur masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra.
Siapa saja yang terlibat dalam kegiatan ini?
Seluruh elemen BRI Group, termasuk jajaran Komisaris, Direksi, Insan BRILiaN, serta ribuan peserta jalan sehat.
Bantuan difokuskan ke wilayah mana saja?
Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai wilayah terdampak utama.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.