Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Layanan Perbankan Terapung! Teras BRI Kapal Hadirkan Akses Finansial Baru untuk Warga Pesisir Indonesia

Arya Kusuma • Rabu, 10 Desember 2025 | 13:52 WIB

Kapal layanan Teras BRI Kapal bersandar di pesisir, menghadirkan layanan keuangan yang menjangkau masyarakat pulau dengan pendekatan inklusif.
Kapal layanan Teras BRI Kapal bersandar di pesisir, menghadirkan layanan keuangan yang menjangkau masyarakat pulau dengan pendekatan inklusif.

Balikpapan TV - Hai Cess! BRI kembali menegaskan jati dirinya sebagai bank yang dekat dengan rakyat lewat cara unik yang tidak biasa: menghadirkan layanan perbankan terapung ke wilayah pesisir dan kepulauan melalui program Teras BRI Kapal.

Dari Kepulauan Seribu sampai Nusa Tenggara Timur, dari Maluku hingga Halmahera, kapal-kapal ini menjadi “jembatan air” yang mempertemukan layanan finansial dengan masyarakat yang sebelumnya harus menunggu lama untuk mengaksesnya. 

Banyak nelayan dan pedagang pesisir awalnya ragu, namun setelah merasakan langsung layanan Teras BRI Kapal, mereka sadar ternyata akses finansial bisa hadir sedekat suara ombak.

Ada yang langsung buka tabungan, ada yang konsultasi usaha, ada pula yang baru paham pentingnya literasi keuangan. Cerita-cerita ini kini makin sering terdengar, dan makin membuka mata banyak orang tentang arti inklusi keuangan yang sesungguhnya.

Apa peran Teras BRI Kapal dalam membuka akses layanan keuangan di wilayah pesisir Indonesia

Teras BRI Kapal hadir sebagai solusi konkret untuk masyarakat pesisir yang selama ini harus menyeberang jauh hanya untuk mengurus layanan perbankan. Dengan konsep layanan terapung, BRI menjadikan kapal sebagai kantor cabang mini yang bisa berpindah dari satu pulau ke pulau lain.

Prinsip besarnya sederhana: jika masyarakat sulit mencapai bank, maka bank yang datang mendekat. Dari sinilah akses keuangan mulai terbuka lebih luas, memberi ruang bagi warga pesisir untuk melakukan transaksi tanpa harus meninggalkan aktivitas harian yang penting bagi ekonomi keluarga.

Model layanan ini memperlihatkan bahwa inklusi keuangan tidak sekadar jargon, tetapi benar-benar menyentuh kehidupan sehari-hari. Di beberapa lokasi, hadirnya kapal ini membuat warga merasa jauh lebih tenang karena kebutuhan transaksi dapat dilakukan tanpa harus bergantung pada jadwal kapal penumpang atau cuaca buruk yang sering menghambat perjalanan. Warga bisa menabung, mengambil uang, hingga berkonsultasi mengenai berbagai opsi layanan BRI secara langsung.

Keberadaan kapal ini juga memperkuat hubungan antara BRI dan masyarakat pulau. Dengan kehadiran fisik kapal yang rutin berkunjung, warga merasakan kedekatan dan kehadiran nyata layanan finansial. Banyak yang akhirnya mulai memahami pentingnya literasi keuangan, terutama bagi masyarakat yang mata pencahariannya bergantung pada hasil laut dan perdagangan harian. Hal ini selaras dengan komitmen BRI dalam memperluas inklusi finansial secara berkelanjutan.

BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat Program Kapal Layanan Pesisir
BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat Program Kapal Layanan Pesisir

Bagaimana perkembangan Teras BRI Kapal sejak diluncurkan tahun 2015

Teras BRI Kapal pertama kali hadir melalui Bahtera Seva I pada tahun 2015 di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kapal ini menjadi pionir layanan finansial terapung yang menyatukan akses perbankan dengan kebutuhan masyarakat pulau kecil.

Sejak hari pertama berlayar, kapal ini langsung menyita perhatian karena memberikan kemudahan yang tidak pernah dibayangkan warga sebelumnya. Tidak hanya sekadar layanan transaksi, tetapi juga edukasi finansial yang membantu masyarakat lebih siap menghadapi perkembangan ekonomi modern.

Melihat keberhasilan Bahtera Seva I, BRI memperluas jangkauan inisiatif ini. Pada 24 Februari 2017, dua unit baru yakni Bahtera Seva II dan Bahtera Seva III resmi diluncurkan di Ambon. Inisiatif ini membuat wilayah Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Maluku, hingga Halmahera mulai merasakan manfaat serupa. Kapal-kapal ini disiapkan untuk menghubungkan layanan finansial dengan masyarakat yang tinggal di pulau-pulau kecil yang sering terputus akses dari daratan besar.

Hingga akhir 2024, BRI telah mengoperasikan empat unit Teras BRI Kapal yang melayani berbagai wilayah kepulauan Indonesia. Ekspansi ini menunjukkan komitmen jangka panjang BRI dalam menghadirkan solusi yang mampu menjangkau lokasi geografis yang sulit. Itu sudah memperlihatkan bahwa konsep perbankan masa kini tidak lagi hanya bergantung pada bangunan fisik, tetapi bisa hadir dalam bentuk yang lebih adaptif dan menyatu dengan kondisi sosial masyarakat.

Baca Juga: Cek Pajak Kendaraan Lebih Cepat Lewat Simpator! Warga Balikpapan Kini Bisa Rencanakan Pembayaran Pajak Tanpa Ribet, Begini Caranya Lewa Aplikasi

Apa dampak ekonomi yang tercipta dari keberadaan Teras BRI Kapal

Dampak ekonomi dari layanan perbankan terapung ini mulai terlihat dari peningkatan aktivitas usaha masyarakat pesisir. Dengan akses transaksi yang lebih mudah, nelayan maupun pedagang tidak lagi menunda kebutuhan finansial harian sehingga perputaran uang menjadi lebih cepat. Banyak warga yang mulai memanfaatkan fasilitas tabungan untuk mengatur hasil tangkapan harian atau pemasukan dari perdagangan kecil di pulau mereka.

Selain itu, layanan ini membuka peluang baru bagi perkembangan ekonomi lokal. Ketika akses finansial hadir, potensi usaha seperti perdagangan hasil laut, kerajinan tangan, hingga pariwisata lokal mulai tumbuh.

Masyarakat pesisir merasa memiliki ruang lebih luas untuk mencoba hal baru karena ada support finansial yang siap membantu mereka mengembangkan usaha. Konsultasi yang diberikan petugas BRI juga sangat membantu warga memahami bagaimana mengelola modal secara tepat.

Kehadiran kapal ini menjadi stimulan bagi pertumbuhan ekonomi mikro. Warga yang sebelumnya merasa sulit memulai usaha karena keterbatasan akses kini melihat peluang lebih jelas. Keaktifan petugas BRI dalam memberikan sosialisasi membuat literasi keuangan meningkat secara signifikan.

Masyarakat mulai memahami pentingnya perencanaan finansial sehingga aktivitas ekonomi di wilayah pulau terasa lebih hidup. Inilah bentuk nyata dari inklusi keuangan yang berdampak langsung di lapangan Cess.

Mengapa BRI menilai Teras BRI Kapal sebagai wujud komitmen sosial yang berkelanjutan

BRI memandang bahwa inklusi keuangan bukan hanya bagian dari operasional bisnis, tetapi juga tanggung jawab sosial yang melekat dalam identitas bank. Kapal-kapal ini menjadi representasi komitmen tersebut.

Melalui layanan yang menjangkau wilayah pesisir, BRI memberikan kesempatan setara bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota. Semua memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses layanan keuangan.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan komitmen ini secara jelas. Ia mengatakan, “Teras BRI Kapal menjadi bukti nyata komitmen BRI dalam menghadirkan layanan keuangan bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di kepulauan dan daerah pesisir. Bagi kami, inklusi keuangan merupakan tanggung jawab sosial yang melekat pada identitas BRI sebagai bank rakyat. Melalui inisiatif ini, BRI memperluas akses keuangan sekaligus memperkuat peluang ekonomi dan ketahanan ekonomi masyarakat di kawasan pesisir.”

Pernyataan ini sejalan dengan konsep inklusi berkelanjutan yang terus ditekankan oleh BRI. Dengan model layanan berbasis mobilitas, kapal-kapal BRI tidak hanya hadir sebagai fasilitas transaksi, tetapi juga membawa misi edukasi dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Di banyak lokasi, masyarakat merasa lebih percaya diri karena ada pendampingan yang membantu mereka memahami langkah-langkah mengelola keuangan secara lebih terstruktur.

Baca Juga: Temuan Mengejutkan! Pemeriksaan Mendadak Temukan Selisih Gas Elpiji Kurang Hingga 1 Kilogram, Pemkot Samarinda Ambil Langkah Tegas

Bagaimana masyarakat bisa memaksimalkan manfaat layanan Teras BRI Kapal

Masyarakat dapat memaksimalkan manfaat ini dengan memanfaatkan setiap kunjungan kapal untuk melakukan transaksi penting, berkonsultasi, atau bertanya mengenai layanan yang bisa mendukung perkembangan usaha. Ini termasuk pemahaman tentang tabungan, peluang pembiayaan mikro, hingga tips mengatur pendapatan harian. Petugas BRI hadir bukan sekadar untuk melayani transaksi, tetapi juga memberikan edukasi praktis sesuai kebutuhan warga pesisir.

Warga juga dapat membentuk kelompok kecil atau bubuhan usaha untuk berdiskusi bersama petugas saat kapal berlabuh. Dengan cara ini, informasi bisa lebih cepat tersampaikan dan peluang usaha dapat dikembangkan bersama-sama.

Pendampingan yang diberikan pun bisa lebih efektif karena mencakup kebutuhan kelompok, bukan hanya individu. Hal ini menjadi langkah kecil namun bermakna dalam membangun kemandirian ekonomi pulau.

Tips sederhana untuk masyarakat pesisir agar lebih siap memaksimalkan manfaat layanan ini antara lain: mencatat pemasukan harian, mengatur alokasi tabungan walau kecil, membuat rencana usaha jangka pendek, dan memanfaatkan kesempatan konsultasi setiap kali kapal datang. Langkah-langkah ini membantu memperkuat kondisi finansial keluarga agar lebih siap menghadapi dinamika musim laut Cess.

Teras BRI Kapal merupakan inisiatif penting yang memperluas jangkauan layanan keuangan ke wilayah pesisir dan kepulauan. Sejak hadir tahun 2015, kapal-kapal layanan BRI telah membuka peluang ekonomi, memperkuat literasi finansial, serta menjadi jembatan penting bagi masyarakat pulau untuk mendapatkan akses layanan perbankan yang setara.

Ayo bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham manfaat Teras BRI Kapal.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

 

FAQ

Apa itu Teras BRI Kapal
Layanan perbankan terapung yang disiapkan BRI untuk masyarakat pesisir dan kepulauan agar akses keuangan lebih mudah dijangkau.

Wilayah mana saja yang telah dilayani Teras BRI Kapal
Mulai dari Kepulauan Seribu hingga Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Halmahera.

Apa manfaat langsung bagi warga pesisir
Kemudahan transaksi, edukasi keuangan, serta peluang ekonomi baru melalui layanan berbasis mobilitas.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Editor : Arya Kusuma
#inklusi keuangan #kepulauan seribu #masyarakat pesisir #Bahtera Seva #Teras BRI Kapal