Balikpapan TV - Sabtu, 6 Desember 2025, Hai Cess! PLN kembali turun langsung memastikan layanan listrik di Kalimantan tetap andal melalui langkah strategis yang memadukan pembangunan fisik dan penguatan tata kelola.
PLN menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) RI untuk meninjau Progress Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) di sejumlah titik penting. Fokusnya terang: akuntabilitas, kepastian hukum, dan keberlanjutan proyek vital yang menyentuh kehidupan bubuhan di Kalimantan.
Langkah ini bukan sekadar kunjungan dinas, tapi “gerak cepat” yang menentukan masa depan energi di kawasan IKN dan Kalimantan, Cess!
Kenapa PLN perlu menggandeng Kejagung RI dalam pengamanan proyek strategis?
Sinergi PLN dengan Kejaksaan Agung RI jadi langkah yang diperhitungkan karena proyek ketenagalistrikan di Kalimantan sering berhadapan dengan risiko lahan, ketidakpastian hukum, hingga hambatan teknis yang muncul tiba-tiba.
Pola kerja seperti ini membuat pengamanan proyek tidak bisa setengah hati. PLN UIP KLT memastikan seluruh pekerjaan berjalan di jalur yang tepat, dari alokasi anggaran hingga mekanisme penyelesaian.
Pendampingan PPS ini jadi garda depan pencegahan risiko. Dengan dukungan Kejagung, PLN tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memastikan setiap proses dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: PLN Nyatakan Sumatra Barat Kembali Terang, Agam Jadi Wilayah Terakhir yang Menyala
Apa saja proyek vital yang ditinjau tim gabungan PLN dan Kejagung?
Tim gabungan yang dipimpin General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, bersama Kasubdit IV.C Direktorat IV Kejaksaan Agung RI, Suyanto, S.H., M.Hum., meninjau dua proyek besar yang punya peran fundamental.
Lokasi pertama adalah PLTU Kalselteng 2 (2 x 100 MW) di Asam-asam, Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Proyek ini menyuplai daya bukan hanya untuk Kalimantan Selatan, tapi juga menopang kestabilan listrik sampai Kalimantan Timur.
Lokasi kedua adalah GIS 150 kV 4 IKN di Kalimantan Timur, infrastruktur yang memegang peranan penting dalam memastikan Ibu Kota Nusantara memiliki pasokan energi stabil.
Dua proyek ini sama-sama jadi tulang punggung sistem kelistrikan regional. Apa pun yang terjadi di titik ini langsung berpengaruh pada masyarakat, investasi, dan arah pembangunan Kalimantan dalam jangka panjang, Cess!
Bagaimana Kejagung melihat peran strategis pendampingan PPS di lapangan?
Dalam kunjungan tersebut, Kejaksaan Agung menegaskan komitmennya mengawal pembangunan strategis yang berdampak luas bagi publik.
Suyanto menyampaikan bahwa keterlibatan Kejaksaan bukan formalitas, melainkan bentuk dukungan operasional yang berorientasi pada hasil.
“Kehadiran kami di lapangan adalah bentuk dukungan penuh Kejaksaan terhadap pembangunan strategis. Dengan mengintegrasikan aspek hukum, teknis, dan tata kelola internal secara langsung, kami berharap setiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan sangat baik, sehingga hasilnya dapat segera dinikmati oleh masyarakat tanpa ada penyimpangan,” ujarnya.
Dukungan seperti ini memperkuat pondasi hukum yang dibutuhkan PLN agar semua tahapan proyek berjalan tanpa gangguan. Prinsipnya: mengutamakan kepastian, kelancaran, dan keamanan hukum untuk seluruh proses pembangunan Cess!
Bagaimana PLN menegaskan komitmen transparansi dan akuntabilitasnya?
Menurut General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, hadirnya Kejagung memberi rasa percaya lebih tinggi dalam pengelolaan dan penyelesaian proyek strategis.
“Upaya ini membuktikan bahwa PLN tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada tata kelola yang transparan dan taat hukum. Dukungan dari Kejagung ini sangat penting untuk menghilangkan keraguan dan hambatan di lapangan. Tujuan kami jelas, setiap proyek yang kami kerjakan harus selesai tepat waktu, beroperasi andal, dan segera memberikan manfaat maksimal berupa listrik yang stabil bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan,” pungkasnya.
Dalam konteks pembangunan IKN dan pertumbuhan ekonomi Kalimantan, komitmen PLN ini menegaskan bahwa transformasi energi bukan hanya urusan teknis, tapi juga integritas yang harus dijaga Cess!
Baca Juga: PLN Hadir di Pantai Lango, Program Srikandi Care Punya Cara Unik Cegah Stunting!
Apa dampaknya bagi masyarakat dan masa depan energi di Kalimantan?
Ketika pengawalan PPS berjalan optimal, masyarakat bisa merasakan manfaatnya langsung mulai dari ketersediaan listrik yang lebih stabil, kualitas pasokan meningkat, keandalan jaringan membaik, dan peluang pertumbuhan ekonomi makin terbuka.
Selain itu, tiap rupiah anggaran yang digunakan dicatat, diawasi, dan dibuktikan manfaatnya. PLN menegaskan bahwa alokasi anggaran harus kembali ke rakyat dalam bentuk layanan listrik yang kuat, aman, dan berkesinambungan.
Dengan pengawalan seperti ini, Kalimantan makin siap menghadapi babak baru pembangunan jangka panjang, termasuk dukungan penuh terhadap Ibu Kota Nusantara Cess!
Yuk, bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham soal pentingnya pengamanan proyek strategis bagi masa depan energi Kalimantan, Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'
FAQ
1. Apa itu PPS dalam proyek PLN
PPS adalah mekanisme pendampingan Kejaksaan untuk memastikan proyek berjalan aman, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum.
2. Kenapa proyek PLTU dan GIS ditinjau langsung
Karena kedua infrastruktur ini memegang peran vital dalam kestabilan pasokan listrik Kalimantan.
3. Apa manfaat sinergi PLN dan Kejagung bagi masyarakat
Listrik lebih stabil, risiko pembangunan menurun, dan proses penyelesaian proyek jadi lebih cepat dan terukur.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.