Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

PLN Kunci Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Utara, SUTT 150 kV Kaltim-Kaltara Resmi Beroperasi!

Arya Kusuma • Rabu, 26 November 2025 | 06:27 WIB

Tower jaringan SUTT 150 kV Tanjung Selor – Tidang Pale menjulang di kawasan perbukitan dan hutan Kalimantan Utara.
Tower jaringan SUTT 150 kV Tanjung Selor – Tidang Pale menjulang di kawasan perbukitan dan hutan Kalimantan Utara.

Balikpapan TV - Hai Cess! PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) sukses menorehkan sejarah baru di sektor kelistrikan regional.

Penyalaan Tegangan Pertama (Energize) Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tanjung Selor – Tidang Pale kini resmi dilakukan, membuka jalan bagi konektivitas listrik antara Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).

Yuk, simak terus artikel ini karena kita bakal kupas tuntas dampak proyek ini untuk ekonomi, industri, dan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, Cess!

Apa keistimewaan SUTT 150 kV Tanjung Selor – Tidang Pale ini?

Gardu Induk (GI) 150 kV Tanjung Selor tampak berdiri kokoh di tengah lanskap Kalimantan Utara.
Gardu Induk (GI) 150 kV Tanjung Selor tampak berdiri kokoh di tengah lanskap Kalimantan Utara.

Jaringan interkoneksi ini membentang sepanjang 222,490 kilometer sirkuit dengan 327 tower yang menjulang.

Menghubungkan Gardu Induk (GI) Tanjung Selor dan GI Tidang Pale, sistem ini mampu menyalurkan daya hingga 30 MVA dan didukung kapasitas konduktor sampai 300 MW per sirkuit.

“Ini lebih dari sekadar kabel listrik, ini adalah fondasi baru untuk pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat,” jelas Basuki Widodo, General Manager PLN UIP KLT.

Dengan jaringan ini, industri baru dan kawasan ekonomi khusus bisa berkembang lebih stabil tanpa khawatir soal listrik.

Baca Juga: PLN dan TNI AU Bangun Dapur SPPG di Lanud Atang Sendjaja, Siap Layani Ribuan Porsi Sehari

Bagaimana proyek ini memengaruhi ekonomi dan investasi lokal?

Gardu Induk (GI) 150 kV Tidang Pale tampak berdiri di lokasi strategis. Pengoperasiannya memastikan pasokan listrik andal untuk mendukung ekonomi dan investasi di Kalimantan Utara.
Gardu Induk (GI) 150 kV Tidang Pale tampak berdiri di lokasi strategis. Pengoperasiannya memastikan pasokan listrik andal untuk mendukung ekonomi dan investasi di Kalimantan Utara.

Dengan interkoneksi ini, risiko penurunan tegangan atau drop voltage bisa diminimalkan, memberikan kepastian bagi investor. Industri besar kini bisa menanamkan modalnya tanpa takut gangguan listrik.

Basuki menambahkan, “Kami menyiapkan sistem kelistrikan yang stabil untuk menyambut pabrik pengolahan dan pengembangan ekonomi regional. Ini artinya ekonomi bisa tumbuh lebih cepat, dan masyarakat ikut merasakan manfaatnya.”

Siapa saja yang terlibat dalam kesuksesan proyek ini?

Kolaborasi menjadi kunci. PLN bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, BINDA Kaltara, Kejaksaan Negeri, Kejaksaan Tinggi, BPN, hingga masyarakat setempat.

Manajer PLN UPP KLT 2, Jefry Sambara Palelleng, menuturkan, “Proyek ini tidak akan mungkin selesai tanpa dukungan penuh seluruh pihak. Masyarakat adalah energi terkuat kami untuk menyambungkan dua provinsi.”

Apa manfaat langsung untuk masyarakat Kalimantan Utara?

Selain menyiapkan listrik untuk industri, proyek ini juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Biaya Pokok Penyediaan (BPP) dari PLTD bisa ditekan, artinya harga listrik lebih efisien, dan ketersediaan listrik jangka panjang lebih aman.

Dengan stabilnya pasokan listrik, warga lokal bisa menikmati listrik lebih andal untuk rumah tangga, sekolah, dan fasilitas publik, sambil membuka peluang lapangan kerja baru di wilayah yang terkoneksi.

Bagaimana proyek ini mendukung visi pembangunan nasional?

Energize SUTT 150 kV Tanjung Selor – Tidang Pale adalah bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mendukung pembangunan regional. Infrastruktur ini siap menampung pertumbuhan industri, kawasan ekonomi khusus, dan memicu percepatan pembangunan.

Basuki Widodo menegaskan, “Dengan kapasitas besar dan sistem yang andal, kami membangun fondasi bagi masa depan Kalimantan yang lebih produktif dan berdaya saing tinggi.”

Dengan fondasi kelistrikan kuat, peluang usaha rumah tangga dan bisnis lokal juga bisa lebih berkembang. Jadi, jangan ragu memanfaatkan potensi listrik stabil ini untuk inovasi bisnis kreatif di Kaltara, Cess!

 

FAQ

1. Apakah proyek SUTT ini akan menambah kapasitas listrik secara signifikan di Kaltara?

Ya, kapasitas hingga 30 MVA dari GI Tidang Pale dipastikan menambah pasokan listrik yang lebih stabil dan aman.

2. Bagaimana masyarakat bisa merasakan dampak langsung dari proyek ini?

Masyarakat mendapat listrik lebih andal untuk rumah, sekolah, dan fasilitas publik, serta harga lebih efisien berkat pengurangan BPP PLTD.

3. Siapa saja yang berperan mendukung proyek ini?

Selain PLN, Pemerintah Daerah, BINDA Kaltara, Kejaksaan, BPN, dan masyarakat setempat memberikan dukungan penuh untuk kelancaran proyek.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan pengganti peran jurnalis manusia.

 

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#ekonomi #energize #SUTT 150 kV #kalimantan utara #pln