Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Strategi BRI Memperkuat Pendapatan Lewat Konsumer, Auto Loan, dan Emas Digital, Hingga Layanan Bullion Service, Hadapi Dinamika Ekonomi Global

Arya Kusuma • Senin, 24 November 2025 | 09:47 WIB

Ekspansi KPR dan Payroll Jadi Kunci BRI Bangun Fondasi Bisnis Baru
Ekspansi KPR dan Payroll Jadi Kunci BRI Bangun Fondasi Bisnis Baru

Balikpapan TV – Hai Cess! PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali mencuri perhatian setelah memaparkan langkah strategis yang bakal membentuk arah bisnis perseroan di masa mendatang. Dalam Press Conference Kinerja Keuangan Triwulan III 2025 di Jakarta, Kamis (30/10), Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, membeberkan upaya diversifikasi usaha lewat penguatan portofolio baru—mulai dari konsumer, auto loan, hingga layanan bullion service. Semua diarahkan untuk memperkuat struktur pendapatan sekaligus menjaga daya tahan bisnis menghadapi dinamika ekonomi global.

Kalau Cess penasaran sejauh mana transformasi ini bakal mengubah wajah BRI ke depan, yuk lanjut membaca. Cerita strateginya cukup menarik, alurnya pun terasa dekat dengan kehidupan finansial kita sehari-hari.

Bagaimana BRI Memperluas Mesin Pertumbuhan Baru?

BRI kini menggarap “Second Engines of Growth” agar tidak bertumpu pada satu sumber bisnis saja. Upaya ini dilakukan dengan memperbesar ceruk konsumer dan mengembangkan layanan bullion melalui bank emas. Dua area tersebut disiapkan sebagai pendorong performa jangka panjang.

Langkah ini berperan sebagai bantalan bisnis, memastikan pendapatan tetap stabil meski kondisi ekonomi global bergerak naik-turun. Transformasi semacam ini memberi fleksibilitas bagi BRI untuk beradaptasi lebih cepat.

Apa Fokus BRI dalam Transformasi Bisnis Funding?

Transformasi melalui program “BRIVolution Reignite” menempatkan area funding sebagai pilar utama. BRI mengejar dana murah (CASA) lewat optimalisasi layanan serta peningkatan pengalaman nasabah agar semakin nyaman menempatkan dana mereka.

Dengan pertumbuhan CASA yang kuat, struktur pendanaan otomatis menjadi lebih efisien. Efisiensi ini penting karena memberi ruang bagi BRI untuk memperluas intermediasi tanpa tekanan biaya yang berat.

Baca Juga: Jelajah Kuliner Indonesia 2025! BRI Perkuat Akses Pasar UMKM Lewat Festival Kuliner 2025 di Medan

Bagaimana Penguatan Segmen Konsumer Akan Dijalankan?

Pada segmen konsumer, BRI memperluas basis nasabah payroll sebagai pijakan pertumbuhan. Payroll dianggap sebagai jalur paling efektif membangun relasi jangka panjang dengan nasabah aktif.

Selain itu, bisnis KPR didorong melalui kerja sama dengan pengembang tier-1 yang memberikan jaminan kualitas proyek. Pendekatan selektif pada refinancing dan secondary market menjaga risiko tetap terkendali.

Seberapa Strategis Bisnis Auto Loan di BRI?

Pembiayaan kendaraan bermotor menjadi salah satu sektor yang digarap serius melalui sinergi dengan perusahaan anak. Menurut Hery Gunardi, “Bisnis pembiayaan kendaraan bermotor BRI akan mendorong perusahaan anak untuk bersinergi. Terkait auto loan kita akan terus bangun BRI Finance bahu membahu dengan BRI membangun bisnis KKB.”

Kolaborasi ini memperkuat rantai pembiayaan mulai dari proses persetujuan hingga pengelolaan risiko, sehingga mempermudah masyarakat memperoleh layanan auto loan yang lebih terintegrasi.

Mengapa Layanan Bullion Menjadi Fokus Baru?

Layanan bank emas ikut didorong sebagai portofolio masa depan. Pegadaian, sebagai bagian dari ekosistem BRI, yang memiliki 4.000 cabang kini menghadirkan super app bernama Tring. Aplikasi ini memudahkan konsumen membeli emas secara digital—lebih praktis, aman, dan selaras dengan tren investasi generasi muda.

Penguatan bisnis emas digital ini bukan sekadar memperluas pilihan investasi, tetapi juga memperkaya sumber pertumbuhan pendapatan non-bunga.

Bagaimana Kinerja Keuangan BRI Triwulan III 2025?

Pertumbuhan BRI pada Triwulan III 2025 berjalan solid. Dana Pihak Ketiga tumbuh 8,2% YoY menjadi Rp1.474,8 triliun, terutama dari CASA yang terus menguat. Intermediasi kredit juga mencatatkan kenaikan 6,3% YoY menjadi Rp1.438,1 triliun.

Keberhasilan tersebut menghasilkan laba bersih Rp41,2 triliun hingga akhir Triwulan III 2025. Hery menegaskan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan keberpihakan pada sektor produktif dan ekonomi rakyat, sekaligus menjadi bukti bahwa transformasi BRI berjalan terstruktur.

BRI memperkuat fondasi bisnis dengan menciptakan sumber pertumbuhan baru melalui konsumer, auto loan, dan bullion service. Program BRIVolution Reignite menjadi mesin utama untuk memperkuat pendanaan dan mengamankan pertumbuhan jangka panjang. Dengan kinerja keuangan yang stabil dan transformasi yang menyentuh banyak lini, arah baru BRI tampak semakin solid.

Bagikan artikel ini ke teman atau kolega yang butuh insight seputar perkembangan industri keuangan nasional.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

 

FAQ

Apa tujuan utama diversifikasi bisnis BRI?
Membangun sumber pertumbuhan baru agar pendapatan lebih stabil dan bisnis lebih tahan terhadap gejolak ekonomi.

Apa manfaat layanan bank emas bagi konsumen?
Memberi akses mudah membeli emas secara digital, cocok untuk kebutuhan investasi jangka panjang.

Mengapa basis payroll jadi fokus BRI?
Karena payroll menciptakan relasi jangka panjang dan memperkuat potensi penetrasi produk finansial lainnya.

 

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Editor : Arya Kusuma
#emas digital #bullion services #BRIVolution Reignite #Strategi BRI #Auto Loan