Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Bakulis: Usaha Kue Kering Rumahan yang Sukses Berkembang Melalui Pendampingan BRI

Arya Kusuma • Sabtu, 1 November 2025 | 12:47 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Sulis, seorang ibu dari Jakarta Timur, berhasil mengembangkan usaha kue kering rumahan bernama Bakulis hingga membuka peluang kerja untuk ibu-ibu sekitarnya melalui pendampingan BRI.

Di masa pandemi 2020, kehidupan banyak orang berubah drastis. Termasuk Sulis, yang sebelumnya bekerja di perusahaan konstruksi teknik sipil.

Ketika kantornya tutup, ia menghadapi situasi yang tidak mudah. Namun, dari dapur rumah yang sederhana, ia menemukan jalan baru: merintis usaha kue kering yang kini dikenal dengan nama Bakulis — singkatan dari Bakulan Ibu Lis.

Kisah ini punya energi yang kuat tentang bertahan, memulai dari nol, lalu tumbuh bersama komunitas. Yuk lanjut baca sampai habis, Cess!

Baca Juga: BRI Catat Laba Rp41,2 Triliun di Triwulan III 2025! Perkuat Ekonomi Rakyat Lewat Digitalisasi dan UMKM

Bagaimana Awal Mula Bakulis Berdiri?

Pemilik usaha Bakulis bersama pendamping dari Rumah BUMN BRI Jakarta saat memperkenalkan salah satu produk kue kering hasil produksinya.
Pemilik usaha Bakulis bersama pendamping dari Rumah BUMN BRI Jakarta saat memperkenalkan salah satu produk kue kering hasil produksinya.

Bakulis lahir pada tahun 2020, bertepatan dengan situasi pandemi yang membuat banyak pekerjaan terhenti.

Sulis memulai produksi nastar, kastengel, putri salju, kue kacang, hingga sagu keju dari dapur rumah. Ia menggerakkan usaha ini sebagai ikhtiar memenuhi kebutuhan keluarga.

Produk kue kering Bakulis ditampilkan dalam kemasan siap edar sebagai bagian dari pengembangan usaha melalui pendampingan Rumah BUMN BRI Jakarta.
Produk kue kering Bakulis ditampilkan dalam kemasan siap edar sebagai bagian dari pengembangan usaha melalui pendampingan Rumah BUMN BRI Jakarta.

Permintaan meningkat terutama pada momen puasa dan Lebaran. Dari situ, pelanggan mulai datang bukan hanya dari sekitar Jakarta Timur, tetapi juga dari kota-kota lain di Pulau Jawa.

Apa yang Membuat Bakulis Menggerakkan Komunitas?

Seiring permintaan yang terus bertambah, Sulis tidak bekerja sendirian. Ia melibatkan ibu-ibu di lingkungan rumah untuk membantu produksi. Selain memperluas kapasitas pengolahan, langkah ini membuka peluang pendapatan tambahan bagi para ibu rumah tangga.

Bakulis kini mampu memproduksi sekitar 500 kemasan per bulan, dengan distribusi ke Bandung, Purwakarta, Semarang, hingga Surabaya.

Peran BRI dalam Perkembangan Bakulis?

Setelah usahanya mulai stabil, Sulis merasa perlu memperdalam pengetahuan pengelolaan bisnis. Dari kebutuhan itu, ia bergabung dengan Rumah BUMN Jakarta pada awal 2025 dan terpilih di Program BRIncubator Lokal 2025.

Awalnya, ia ragu karena menganggap usahanya masih kecil. Namun ternyata, pendampingan di sana memberi sudut pandang baru.

Sulis bercerita: “Alhamdulillah, mindset saya terbuka. Meski usaha saya masih mikro, tapi di BRIncubator Lokal yang dipayungi oleh Rumah BUMN BRI Jakarta, usaha saya disejajarkan dengan yang sudah besar dan bagus. Kami dapat mentoring, ilmu bisnis, belajar packaging, branding, dan pemasaran secara online yang semuanya didukung penuh oleh tim Rumah BUMN Jakarta. Sekarang saya jauh lebih percaya diri,” ujarnya.

Melalui LinkUMKM BRI, Sulis juga bertemu banyak pelanggan baru, bahkan beberapa kini menjadi reseller.

Bagaimana Komitmen BRI Terhadap UMKM?

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan komitmen BRI untuk mendampingi UMKM di berbagai fase pengembangan usaha.

Ia menyampaikan: “Melalui inisiatif pembinaan berkelanjutan dan program pemberdayaan yang menyeluruh, BRI percaya pelaku UMKM seperti ini memiliki potensi besar untuk bisa memperluas potensi pasar. BRI optimis UMKM tidak hanya menjadi tulang punggung perekonomian nasional, tetapi juga mampu tampil sebagai lokomotif ekonomi rakyat,” tutup Dhanny.

Sulis berharap kesempatan pameran dan akses pemasaran luas terus berlanjut agar Bakulis dan UMKM serupa dapat naik kelas.

Baca Juga: BRI Resmi Mulai Rangkaian HUT ke-130 dengan Semangat Satu Bank Untuk Semua

Tips Singkat untuk Pelaku UMKM 

1. Mulai dari apa yang sudah dikuasai, besar atau kecil yang penting jalan.

2. Perkuat identitas merek agar mudah diingat.

3. Gunakan pemasaran digital untuk menjangkau pelanggan luar daerah.

4. Bangun komunitas agar bisnis bukan hanya soal penjualan, tetapi juga pemberdayaan.

Kisah Sulis dari Bakulis menunjukkan bahwa usaha kecil memiliki daya tumbuh yang kuat saat didukung pengetahuan, komunitas, dan pendampingan yang tepat. Semangat bertahan, belajar, dan berbagi membuka jalan rezeki untuk banyak orang.

Yuk, bagikan artikel ini agar semakin banyak UMKM yang terinspirasi untuk melangkah maju bersama, Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

 

FAQ

1. Apakah Bakulis masih memproduksi kue kering saat ini?

Ya, Bakulis masih berjalan dan telah memperluas jaringan distribusi ke berbagai kota.

2. Apa saja produk kue yang diproduksi Bakulis?

Di antaranya nastar, kastengel, putri salju, sagu keju, dan kue kacang.

3. Bagaimana cara UMKM bergabung dalam program Rumah BUMN?

Pelaku usaha dapat mendaftar melalui Rumah BUMN wilayah masing-masing dan mengikuti proses seleksi program pengembangan.

 

DISKLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas dalam menganalisa struktur artikel untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI). Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

 

Pemilik usaha kue kering Bakulis bersama para pelanggan.
Pemilik usaha kue kering Bakulis bersama para pelanggan.

Editor : Arya Kusuma
#Bakulis #rumah BUMN #bri #BRIncubator #umkm