Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

BRI Catat Laba Rp41,2 Triliun di Triwulan III 2025! Perkuat Ekonomi Rakyat Lewat Digitalisasi dan UMKM

Arya Kusuma • Kamis, 30 Oktober 2025 | 14:29 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! BRI Cetak Laba Rp41,2 Triliun di Triwulan III 2025, Bukti Konsistensi Dorong Ekonomi Rakyat

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menunjukkan tajinya sebagai bank dengan kinerja terbaik dan paling solid di Indonesia. Hingga Triwulan III 2025, BRI sukses mencatatkan laba bersih sebesar Rp41,2 triliun, sekaligus membuktikan komitmennya dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan keberpihakan pada sektor produktif, terutama UMKM.

Apa Rahasia di Balik Kinerja Positif BRI Tahun Ini?

Dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan III 2025 di Jakarta, Kamis (30/10), Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan, capaian gemilang ini tak lepas dari stabilitas makroekonomi nasional. Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh di atas 5%, inflasi terkendali di 2,65%, serta nilai tukar dan cadangan devisa yang kuat mendukung perbankan nasional.

“Dengan kondisi makro ekonomi Indonesia yang kondusif dan kebijakan moneter yang positif, prospek pertumbuhan ke depan semakin kuat,” ujar Hery. Ia menambahkan, perbaikan likuiditas dan peningkatan permintaan kredit menjadi katalis utama peningkatan laba perseroan.

Bagaimana BRI Mendukung Program Pemerintah dan UMKM?

Sebagai bank rakyat sejati, BRI tetap memegang teguh fokus pada ekonomi kerakyatan. Hingga September 2025, BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp130,2 triliun kepada 2,8 juta debitur — atau setara 74,4% dari total alokasi nasional.

Tak berhenti di sana, BRI juga berperan aktif dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membiayai pembangunan dapur bergizi senilai Rp104,4 miliar untuk 3.854 Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG). Sementara untuk mendukung program 3 Juta Rumah, BRI menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada 110 ribu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan nilai Rp15,07 triliun.

Seberapa Kuat Struktur Keuangan dan Likuiditas BRI Saat Ini?

Direktur Finance & Strategy BRI, Viviana Dyah Ayu, mengungkapkan bahwa kekuatan BRI tampak jelas dari sisi permodalan dan likuiditas. “Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI berada di 25,4%, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Ini bukti kemampuan BRI menyerap risiko sekaligus ruang untuk ekspansi bisnis sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 86,5% dan rasio CASA (Current Account Saving Account) yang meningkat menjadi 67,6% menunjukkan pengelolaan dana yang efisien. “Kedisiplinan dalam manajemen likuiditas adalah kunci efisiensi biaya dana,” tambah Viviana.

Baca Juga: BRI Resmi Mulai Rangkaian HUT ke-130 dengan Semangat Satu Bank Untuk Semua

Apa Peran Transformasi Digital dalam Meningkatkan Kinerja BRI?

Transformasi digital jadi salah satu penggerak utama. Melalui inisiatif BRIVolution Reignite, BRI berhasil menumbuhkan ekosistem digital banking yang masif. Aplikasi BRImo kini digunakan oleh 44,4 juta nasabah, naik 19,4% YoY, dengan volume transaksi mencapai Rp5.067 triliun.

Sementara platform Qlola by BRI mencatat kenaikan transaksi 35,4% YoY menjadi Rp9.317 triliun. Transaksi QRIS BRI juga melonjak 133,1% menjadi Rp59,4 triliun. “Digitalisasi membuat 99,4% transaksi BRI kini dilakukan secara digital. Ini bukti sukses migrasi layanan dari outlet ke kanal online yang lebih efisien dan cepat,” ujar Hery.

Bagaimana BRI Memberdayakan Masyarakat Lewat Program Inklusi Keuangan?

Lewat program Holding Ultra Mikro (UMi) bersama Pegadaian dan PNM, BRI telah menjangkau 34,5 juta debitur aktif dan 185 juta rekening simpanan mikro. Tak hanya itu, BRI memiliki lebih dari 1,2 juta Agen BRILink di 66 ribu desa yang mencatat transaksi Rp1.293,5 triliun — menjadikan BRILink ujung tombak inklusi keuangan nasional.

Program Desa BRILian dan KlasterkuHidupku juga menjadi bukti nyata keberpihakan BRI terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hingga September 2025, tercatat 4.909 desa binaan dan 41.715 klaster usaha produktif yang aktif berjalan.

“Melalui kolaborasi dan sinergi BRI Group, kami ingin seluruh lapisan masyarakat merasakan manfaat langsung dari inklusi keuangan,” jelas Wakil Direktur Utama BRI, Agus Noorsanto.

Apa yang Membuat BRI Tetap Optimistis di Tengah Persaingan Global?

Menutup paparannya, Hery Gunardi menegaskan bahwa kinerja solid BRI adalah bukti nyata dari keberpihakan pada ekonomi rakyat. Dengan dukungan seluruh Insan BRILiaN, BRI siap melanjutkan pertumbuhan sehat dan memberikan kontribusi signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“BRI optimistis mempertahankan kinerja positif dan terus berinovasi dalam mendukung perekonomian nasional yang berkelanjutan,” tegasnya.

BRI menunjukkan bahwa keberhasilan bukan hanya soal angka laba, tapi juga tentang dampak nyata bagi jutaan rakyat Indonesia — dari desa, pasar, hingga dunia digital.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

FAQ

1. Apa penyebab utama kenaikan laba BRI di Triwulan III 2025?
Peningkatan efisiensi biaya dana (CASA), transformasi digital, dan pertumbuhan kredit produktif menjadi faktor kunci.

2. Berapa total penyaluran KUR oleh BRI hingga September 2025?
BRI telah menyalurkan Rp130,2 triliun kepada 2,8 juta debitur.

3. Bagaimana kontribusi digitalisasi terhadap efisiensi BRI?
Digitalisasi menurunkan biaya operasional dan mendorong 99,4% transaksi ke kanal online.

 

DISKLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas dalam menganalisa struktur artikel untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI). Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi saat paparan kinerja keuangan BRI Triwulan III 2025, menegaskan komitmen digitalisasi dan dukungan UMKM.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi saat paparan kinerja keuangan BRI Triwulan III 2025, menegaskan komitmen digitalisasi dan dukungan UMKM.

Editor : Arya Kusuma
#ekonomi rakyat #laba BRI 2025 #bri #BRIVolution Reignite #Digital Banking BRI