Balikpapan TV - Hai Cess! Malam itu, RT 20 Limunjan di Berau seolah punya pesta kecil — bukan karena perayaan, tapi karena keajaiban sederhana: cahaya listrik pertama akhirnya menerangi rumah mereka.
Setelah bertahun-tahun hidup dalam gelap dan hanya mengandalkan lampu minyak, kini sinar dari PLN membawa kehidupan baru.
Sebanyak 20 rumah warga kini resmi menikmati listrik melalui program Light Up The Dream (LUTD) dari PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) dalam rangka Hari Listrik Nasional ke-80.
Bukan sekadar kabel dan lampu, tapi juga simbol nyata bahwa terang membawa harapan. Yuk, lanjut baca cerita hangatnya yang bikin hati ikut nyala!
Apa Itu Program Light Up The Dream (LUTD)?
Program Light Up The Dream bukan sekadar penyambungan listrik biasa, Cess. Ini adalah gerakan sosial yang digerakkan oleh insan PLN di seluruh Indonesia.
Fokusnya sederhana tapi bermakna: membawa listrik ke rumah warga kurang mampu yang selama ini hidup dalam kegelapan.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP KLT, Ferdyan Hijrah Kusuma, menyebutkan kalau kehadiran listrik gratis di Limunjan jadi bukti nyata bagaimana kepedulian bisa mengubah kehidupan.
“Setiap cahaya yang menyala malam ini adalah simbol perjuangan dan gotong royong. Kami tidak hanya menyalakan listrik, tetapi juga menyalakan semangat dan harapan baru bagi masyarakat,” ungkap Ferdyan.
Bagaimana Proses dan Kolaborasinya?
Program LUTD ini berjalan lewat sinergi kuat antarunit PLN, yaitu PLN UIP KLT, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP KLT, dan PLN UP3 Berau.
Kolaborasi ini jadi kunci keberhasilan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang sebelumnya belum terjangkau jaringan listrik.
Ferdyan juga menambahkan, “Kami percaya, dari setitik terang akan tumbuh banyak perubahan. Anak-anak bisa belajar dengan nyaman, keluarga dapat berusaha lebih baik, dan desa ini akan perlahan tumbuh menjadi lebih sejahtera.”
Apa Kata Pemerintah Kabupaten Berau?
Hadir pula Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd, yang menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada PLN. Baginya, listrik bukan cuma urusan teknis, tapi juga pondasi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN UIP KLT dan seluruh pihak yang terlibat. Listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga pondasi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Berau berkomitmen memperluas akses listrik hingga ke pelosok. Targetnya, tahun 2027 seluruh wilayah Bumi Batiwakkal sudah terlistriki.
“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan PLN menjadi kunci agar seluruh masyarakat dapat menikmati terang listrik secara merata,” tegas Sri Juniarsih.
Apa Makna Terang Ini bagi Warga Limunjan?
Bagi warga Limunjan, listrik bukan sekadar lampu yang menyala, tapi awal dari kehidupan baru. Salah satu penerima manfaat, Nursiah, tak bisa menyembunyikan rasa harunya saat melihat rumahnya kini terang benderang.
“Dulu kami hidup dalam gelap. Sekarang rumah kami terang, anak-anak bisa belajar tanpa takut kehabisan minyak. Terima kasih PLN, terang ini membuat kami merasa lebih hidup,” ucapnya dengan mata berbinar.
Kini, warga tak lagi bergulat dengan asap lampu minyak di malam hari. Anak-anak bisa belajar dengan tenang, orang tua bisa bekerja lebih produktif, dan setiap rumah punya kesempatan tumbuh bersama terang.
Baca Juga: Program BPBL Kementerian ESDM dan PLN Bawa Listrik Gratis untuk Warga Pelosok
Apa Pesan PLN untuk Masa Depan?
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyampaikan bahwa LUTD adalah bukti kepedulian yang menyalakan kemanusiaan.
“Terang yang hari ini kita hadirkan adalah hasil dari kepedulian bersama. PLN tidak hanya membangun infrastruktur kelistrikan, tetapi juga menghadirkan nilai kemanusiaan di setiap kilowatt yang tersalurkan. Kami ingin memastikan bahwa setiap rumah di penjuru negeri bisa merasakan manfaat dari energi yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya.
Basuki menegaskan, PLN akan terus bergerak, tak hanya mengalirkan listrik tapi juga menyalakan mimpi di setiap pelosok negeri.
Tips Singkat: Menghemat Energi di Rumah
Sekarang listrik sudah nyala, yuk mulai bijak memanfaatkannya.
1. Gunakan lampu LED yang hemat daya.
2. Cabut charger dan peralatan listrik saat tidak digunakan.
3. Nyalakan alat elektronik seperlunya saja.
Kecil langkahnya, besar dampaknya — buat bumi lebih hijau dan tagihan tetap bersahabat!
Terang yang Menyala dari Hati
Dari Limunjan, terang itu bukan sekadar sinar lampu — tapi sinar harapan. Program Light Up The Dream telah membuktikan bahwa energi bisa jadi bentuk cinta pada sesama.
Terang yang kini menyinari Berau menjadi simbol bahwa kepedulian, gotong royong, dan niat baik mampu mengubah kehidupan.
Jadi, kalau kamu merasa artikel ini menghangatkan hati, bagikan ke teman-temanmu ya, biar makin banyak yang tau bahwa kepedulian sekecil apa pun bisa menyalakan perubahan besar!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"
FAQ
1. Apa itu program Light Up The Dream (LUTD)?
Program sosial PLN yang memberikan sambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu di berbagai daerah.
2. Siapa yang terlibat dalam pelaksanaan program LUTD di Berau?
PLN UIP KLT, YBM PLN UIP KLT, dan PLN UP3 Berau berkolaborasi menghadirkan listrik bagi warga Limunjan.
3. Apa dampak kehadiran listrik bagi warga Limunjan?
Warga kini dapat belajar, berusaha, dan beraktivitas dengan lebih baik karena rumah mereka sudah terang dan nyaman.