Balikpapantv.id - Hai Cess! Pernah bayangin sambal rumahan bisa menembus pasar internasional? Gak nyangka banget ya, Cess, dari dapur kecil di Kelapa Gading, sambal lokal satu ini sekarang udah jalan-jalan ke Taiwan dan siap go international!
Cerita sukses Sambal Kawani ini bukan cuma soal rasa pedas yang nampol, tapi juga semangat pantang menyerah dan strategi yang ciamik. Yuk, kita ulik bareng-bareng!
Awalnya Ayam Goreng, Tapi Sambalnya yang Bikin Nagih
Semua berawal dari restoran ayam goreng milik Daniel Hendra di salah satu wisma di Kelapa Gading. Waktu itu omzetnya bisa tembus Rp3,5 juta per hari. Tapi, begitu pandemi Covid-19 melanda, food court sepi dan penjualan pun anjlok drastis.
Daniel bilang, “Waktu itu, omzet kami bisa mencapai Rp3,5 juta per hari dari penjualan masakan ayam. Namun, saat pandemi mulai meluas, orang-orang bekerja dari rumah dan food court jadi sepi. Pemasukan menurun drastis.”
Baca Juga: Bikin UMKM Makin Cuan! BRI Fasilasi Sertifikasi Halal Lewat Program BRI Peduli
Dari Krisis ke Inovasi: Lahirnya Sambal Kawani
Titik balik terjadi pas pandemi mulai mereda. Daniel sadar, ternyata pelanggan datang bukan cuma buat ayamnya, tapi karena sambalnya yang menggoda lidah.
“Turning point-nya pada saat sudah Covid-19 mulai balik, orang mulai makan di luar lagi. Dan saat orang datang untuk makan ayam kita, ternyata mereka suka sambalnya,” ungkap Daniel.
Nah, dari sinilah ide brilian muncul: kenapa gak jual sambalnya aja?
Sambal Kawani: Autentik, Rumahan, dan Bikin Kangen Kampung Halaman
Daniel akhirnya memutuskan buat produksi sambalnya secara terpisah dan dikemas. Tujuannya? Biar lebih banyak orang, termasuk diaspora Indonesia, bisa menikmati sambal rumahan yang khas itu.
“Kami sadar, orang suka sambalnya. Jadi, kenapa tidak dijual terpisah saja? Dari situ, kami mulai produksi sambal dalam kemasan,” tambah Daniel.
Ternyata, langkah ini bukan cuma cerdas tapi juga sukses besar. Sambal Kawani pun mulai dikenal, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di Taiwan!
Taiwan Ketagihan! Ribuan Botol Ludes di Negeri Orang
Gak tanggung-tanggung, sambal ini langsung mendapat sambutan hangat dari pasar Taiwan. Setiap pemesanan bisa tembus ribuan botol, Cess! Gokil banget!
“Tahun ini, permintaan dari Taiwan tidak hanya untuk sambal bawang, tetapi juga untuk varian rasa baru,” kata Daniel.
Saat ini Sambal Kawani punya 18 varian sambal, dari sambal roa, cakalang, oseng iga, sampai chili oil. Pokoknya, rasa-rasa unik Indonesia banget!
Omzet Puluhan Juta Rupiah dan Peluang Pasar yang Makin Luas
Strategi memperluas varian ternyata ampuh dongkrak penjualan. Omzetnya sekarang bisa sampai puluhan juta rupiah, tergantung musim dan permintaan.
Daniel menegaskan, potensi pasar ekspor makin besar, terutama untuk negara dengan jumlah diaspora tinggi seperti Malaysia dan Singapura.
“Permintaan dari negara-negara tersebut masih bersifat jastip. Tapi kita optimis ke depan bisa dapat pesanan sistem bulking,” jelasnya.
Rumah BUMN Jadi Pendorong Perubahan Besar
Bukan cuma kerja keras pribadi, Daniel juga mengakui peran besar Rumah BUMN Jakarta yang diinisiasi BRI. Sejak bergabung tahun 2022, Daniel dapat banyak ilmu penting.
“Biasanya di grup tersebut ada sesi sharing dengan topik berbeda yang sangat berguna untuk pengembangan usaha kita, mulai dari digital marketing, manajemen konten, hingga pengurusan sertifikasi halal,” ujarnya.
Komitmen BRI: UMKM Harus Naik Kelas!
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menjelaskan bahwa BRI gak cuma kasih pembiayaan, tapi juga dukungan penuh dalam pemberdayaan.
“Rumah BUMN tidak hanya sekadar menjadi tempat pertemuan, tetapi juga menjadi pusat pengembangan kapasitas dan kapabilitas yang membantu UMKM,” ujar Hendy.
Jadi, kolaborasi kayak gini yang bikin Sambal Kawani bisa naik kelas dan ekspor!
Cita Rasa Lokal, Visi Global
Sambal Kawani adalah bukti bahwa rasa lokal bisa punya tempat di hati global. Mulai dari sambal cumi sampai teri pete, semuanya punya keunikan dan kualitas yang dicintai.
Langkah Daniel adalah cermin dari inovasi di tengah keterbatasan. Dari gagal jualan ayam, dia bangkit dengan sambal yang mengglobal. Inspiratif banget kan, Cess?
Baca Juga: Cara Daftar Kartu Kredit BRI Easy Card Online, Gak Pakai Ribet dan Bisa Dapat Cashback Tiap Belanja!
Yuk, Dukung Produk Lokal Naik Kelas!
Kisah Sambal Kawani ini bukan cuma soal sambal, tapi juga tentang semangat, kreativitas, dan keberanian untuk berubah. Buat kamu yang lagi ngerintis bisnis, cerita ini bisa jadi inspirasi kalau dari hal kecil, kita bisa bikin dampak besar!
Penasaran sama varian sambalnya? Atau kamu juga pengen bawa rasa Indonesia ke luar negeri?
Yuk, share artikel ini ke temen-temen kamu biar makin banyak yang tahu soal Sambal Kawani!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, 'Bukan Sekedar Berita Biasa!'